- Kemenag Pekanbaru memberlakukan pembelajaran jarak jauh mulai Senin, 24 Agustus 2026, akibat kabut asap karhutla.
- Kebijakan tersebut bertujuan melindungi siswa dan guru dari penurunan kualitas udara yang memburuk di wilayah Pekanbaru.
- Meskipun sekolah diliburkan, program makan bergizi gratis tetap disalurkan dan diambil oleh orang tua di sekolah.
SuaraRiau.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru meliburkan madrasah di wilayahnya menyusul kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai Senin (24/8/2026).
Plt Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Pekanbaru, H Zulfa Hendri mengatakan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Agung Nugroho.
"Jika memungkinkan untuk dilaksanakan hari ini, Senin 24 Agustus 2026, kami mengimbau agar segera memberlakukan pembelajaran jarak jauh dari rumah," kata Zulfa, Senin (24/8/2026).
Kemenag mengimbau seluruh kepala Raudhatul Athfal (RA atau setingkat TK), Madrasyah Ibtidaiyah (MI atau setingkat SD), Madrasyah Tsanawiyah (MTs) serta Madrasyah Aliyah (MA) se-Kota Pekanbaru untuk segera menerapkan PJJ dari rumah apabila memungkinkan.
Imbauan meniadakan pembelajaran tatap muka tersebut merujuk Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru terkait penurunan kualitas udara akibat kabut asap.
Zulfa mengungkapkan, kebijakan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik dari dampak buruk penurunan kualitas udara akibat kabut asap.
Sementara bagi madrasah yang belum memungkinkan menerapkan PJJ, dia meminta aktivitas pembelajaran tetap dilakukan dengan memaksimalkan kegiatan di dalam kelas meski baru diketahui adanya putusan malam tadi.
"Jika belum memungkinkan untuk melaksanakan PJJ, aktivitas di dalam kelas harus dimaksimalkan. Aktivitas di luar kelas seperti olahraga, bermain di lapangan dan kegiatan lainnya agar dibatasi atau dihentikan," sebut Zulfa.
Selain itu, pihak madrasah diminta memastikan peserta didik menggunakan masker selama berada di lingkungan madrasah.
Kemenag Pekanbaru juga mengingatkan agar perkembangan kebijakan pembelajaran untuk hari berikutnya menyesuaikan kondisi kualitas udara dan arahan pemerintah daerah.
MBG Tetap Dibagikan
Dinas Pendidikan Pekanbaru meliburkan sementara sekolah TK hingga SMP menyusul penurunan kualitas udara akibat kabut asap karhutla mulai Senin (24/8/2026).
Meski pembelajaran tatap muka ditiadakan, namun Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada satuan pendidikan penerima tetap disalurkan kepada peserta didik jenjang tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal menjelaskan pihak sekolah diminta menghubungi orang tua atau wali murid untuk mengambil MBG di sekolah.
Ia mengungkapkan pengambilan dilakukan oleh orang tua atau wali dan bukan oleh peserta didik. Nantinya, makanan MBG bisa dinikmati siswa di rumah masing-masing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas
-
Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah
-
BRI Wujudkan Mimpi Pekerja Migran Indonesia Pulang ke Tanah Air dan Berkumpul Dengan Keluarga
-
Kabut Asap Belum Pengaruhi Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru
-
MBG Tetap Dibagikan Meski Siswa Pekanbaru Diliburkan Imbas Asap Karhutla