- Pria berinisial LY ditangkap Polresta Pekanbaru terkait dugaan tindak pidana pemerasan terhadap korban berinisial MM di Tenayanraya.
- Pelaku meminta sejumlah uang kepada korban dengan modus menjanjikan akan menghapus pemberitaan yang merugikan nama baik korban.
- Korban melaporkan pelaku ke polisi setelah uang diserahkan namun janji penghapusan berita tidak kunjung terealisasi hingga saat ini.
SuaraRiau.id - Seorang pria yang kerap mengaku sebagai aktivis dan ketua organisasi kepemudaan ditangkap terkait kasus dugaan tindak pidana pemerasan di wilayah Tenayanraya, Kota Pekanbaru.
Tersangka berinisial LY diamankan setelah adanya laporan dari korban berinisial MM yang mengaku mengalami kerugian materiil.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengatakan LY diduga melakukan pemerasan dengan memanfaatkan pemberitaan yang beredar dan berkaitan dengan korban.
Modus pelaku LY meminta sejumlah uang dengan janji akan menghapus atau menurunkan pemberitaan tersebut.
"Pelaku diduga melakukan pemerasan dengan memanfaatkan pemberitaan yang beredar, lalu meminta sejumlah uang dengan iming-iming akan menghapus atau menurunkan berita," ujar Anggi dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com, Rabu (17/6/2026).
Kasatreskrim menjelaskan, korban yang merasa tertekan akhirnya memenuhi permintaan pelaku dan menyerahkan sejumlah uang dengan harapan persoalan yang dihadapinya dapat diselesaikan.
Namun setelah uang diberikan, janji untuk take down (menghapus) pemberitaan tersebut tidak kunjung direalisasikan.
"Korban akhirnya melapor karena merasa dirugikan. Dari situ kami melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pelaku," ungkap Anggi.
Polisi menilai kasus ini cukup serius karena menggunakan modus ancaman yang berkaitan dengan pencemaran nama baik maupun pembukaan informasi yang berpotensi merugikan korban secara psikologis dan finansial.
Polresta Pekanbaru memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan kasus ini akan diusut hingga tuntas.
Saat ini, LY telah diamankan di Polresta Pekanbaru guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya
-
Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok
-
Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban
-
Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Pernah Diberi Anugerah Adat LAM Riau
-
Ratusan iPhone Berbagai Tipe dari Batam Diamankan di Perairan Tembilahan