- Ketua DPRD Siak Indra Gunawan mendesak Plt Direktur PT BSP, Raihan, untuk mundur dari jabatannya.
- Desakan muncul setelah Kementerian Lingkungan Hidup memberikan peringkat proper merah atas pengelolaan lingkungan PT BSP.
- Pihak PT BSP mengakui tanggung jawab tersebut dan berkomitmen melakukan perbaikan kinerja di masa mendatang.
SuaraRiau.id - Ketua DPRD Siak Indra Gunawan menyoroti kinerja General Manager (GM) sekaligus Plt Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) Raihan hingga didesak untuk mundur dari jabatannya.
Hal itu buntut dari penilaian kinerja pengelolaan lingkungan (proper) merah yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap PT BSP.
"Kami mendapatkan data proper merah dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk PT BSP, kenapa bisa merah?" kata Indra, Senin (15/6/2026).
Dia mengatakan bahwa sudah 12 tahun berada di lembaga DPRD Siak. Namun, ia tak pernah menemukan persoalan seperti ini.
"12 tahun sejak saya di sini tak pernah dengar proper merah ini. Ini kenapa? Kok bisa begitu? Siapa yang bertanggung jawab atas persoalan ini hingga muncul proper merah ini," cecar Indra.
Dia mempertanyakan langkah selanjutnya yang diambil oleh PT BSP dengan didapatnya proper merah tersebut.
"Jadi apa yang dilakukan PT BSP terhadap proper merah?" ujar Indra.
Politisi Partai Golkar inipun meminta Plt Direktur PT BSP Reihan untuk mengundurkan diri dari jabatannya atas situasi lingkungan yang buruk di lingkungan PT BSP.
"Kalau Bapak bertanggung jawab, Bapak mengundurkan diri aja dari GM. Dengan konsekuensi seperti ini, berarti Bapak tak mampu memanajemen itu. Ini baru bicara sampah," ungkap Indra.
Lebih lanjut, dia mengingatkan agar para karyawan dan petinggi PT BSP untuk bekerja secara profesional dan menjadi tim yang solid. Sehingga sama-sama memiliki komitmen yang tinggi.
"Cukup kami di lembaga dewan yang berpolitik, jangan kalian di PT BSP juga berpolitik. PT BSP itu milik kita semua, jadi harus dijaga dengan baik dan dikerjakan secara profesional," pesan Indra.
Anggota dewan tersebut juga menunggu itikad baik dari PT BSP untuk melakukan klarifikasi secara langsung ke Kementerian LH dan kroscek ke lapangan di PT BSP.
"Kesimpulan, kami menunggu surat dari PT BSP menindaklanjuti pertemuan berikutnya untuk ke KLH dan cek lokasi di PT BSP," tegas Indra.
Sementara Plt Direktur PT BSP, Raihan tak menampik bahwa proper merah dari Kementerian LH tersebut merupakan tanggungjawabnya.
"Yang bertanggung jawab atas proper merah dari KLH adalah saya dan konsekuensinya akan diperbaiki ke depannya," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh
-
Masa Pensiun Lebih Tenang, Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk
-
Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan
-
Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru