Eko Faizin
Kamis, 28 Mei 2026 | 11:47 WIB
Ilustrasi rendang [unsplash.com]
Baca 10 detik
  • Narapidana Rutan Kelas IA Pekanbaru yang kabur akhirnya ditangkap.
  • Napi bernama Cili diamankan warga setelah tergiur aroma rendang kurban.
  • Penangkapan narapidana buron tersebut sempat memicu kepanikan.

SuaraRiau.id - Aroma rendang menyudahi pelarian narapidana (napi) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Pekanbaru Nasriyatno alias Cili pada Rabu (27/5/2026) siang.

Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar, mengonfirmasi kebenaran penangkapan dramatis napi kabur di kawasan Rumbai tersebut

"Benar, sudah ditangkap," jelasnya, Rabu (27/5/2026).

Napi Rutan Pekanbaru kabur akhirnya ditangkap gegara tergiur aroma rendang. [Ist]

Meski demikian, pihak Rutan enggan membeberkan secara detail mengenai kondisi psikologis maupun fisik Cili saat ditangkap, termasuk kronologi interogasi awal.

"Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," sebut Kepala Rutan.

Pelarian Cili berakhir lantaran rasa lapar yang tak tertahankan sehingga memaksanya keluar dari tempat persembunyian yang aman.

Cili mendekati kerumunan ketika warga tengah memasak rendang dan memotong hewan kurban Hari Raya Iduladha di sebuah musala.

"Katanya dia keluar karena lapar. Kebetulan di dekat situ memang lagi masak rendang untuk kurban," ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Penangkapan narapidana buron tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar. Namun, dengan sigap dan berani, masyarakat langsung mengepung dan mengamankan Cili.

Diketahui, Cili kabur dari Rutan Sialangbungkuk Pekanbaru pada Minggu (24/5/2026) sore menjelang magrib. Dia divonis 1 tahun 1 bulan penjara akibat kasus pencurian.

Ia memanfaatkan celah kelengahan petugas Rutan yang melakukan pergantian sif dengan melompati pagar dan tembok pembatas kantor.

Menanggapi hal itu, pihak Rutan berjanji tidak akan tinggal diam dan siap melakukan evaluasi internal total demi menutup segala celah keamanan agar drama pelarian serupa tidak terulang ke depannya.

Load More