- Polres Siak melakukan operasi tangkap tangan terhadap Kepala Dinas Perhubungan Siak terkait kasus tindak pidana korupsi.
- Masyarakat Siak mengirimkan dukungan melalui papan bunga sebagai apresiasi atas keberhasilan pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut.
- Pemkab Siak menghormati proses hukum dan menunjuk sekretaris dinas sebagai pelaksana tugas agar pelayanan publik tetap berjalan.
SuaraRiau.id - Puluhan papan bunga banjiri Mapolres Siak setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh polisi terhadap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Siak.
Papan bunga tersebut berisi dukungan terhadap kepolisian Siak yang berhasil melakukan OTT terhadap pejabat ruang lingkup pemerintah daerah itu.
Salah satu papan bunga dari PNS Siak TPP 50 persen mengucapkan selamat dan sukses atas terungkapnya kasus korupsi OTT Kadishub Siak oleh unit Tipidkor Polres Siak dengan pesan "Gas Terus".
Tak hanya itu, papan bunga juga datang dari Masyarakat Siak bersih turut mengucapkan selamat dan sukses atas terungkapnya kasus OTT Kadishub Siak.
Kasatreskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais dikonfirmasi belum mengetahui pasti pengirim papan bunga tersebut.
Dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Siak yang sudah memberikan dukungan terhadap Polres Siak dalam mengungkao kasus korupsi.
"Saya AKP Raja Kosmos selaku Kasat Reskrim mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Siak atas dukungan dan apresiasi kepada kami dalam pengungkapan tindak pidana Tipidkor," katanya, Senin (13/7/2026).
Ditambahkan Kosmos, dukungan serta support dari masyararakat Siak menjadi kekuatan tersendiri bagi Polres Siak dalam menjalankan tugasnya.
"Restu dan keinginan masyarakat Siak merupakan kekuatan bagi kami. Sekali lagi terimakasih banyak untuk semuanya," sebutnya.
Sementara itu, Sekda Siak, Mahaddar menanggapi kasus hukum yang menjerat Kadishub Siak, menegaskan menghormati proses hukum yang berjalan, dan meminta kejadian ini jadi bahan pembelajaran.
Ia meminta seluruh ASN Siak untuk mengingat pesan dan arahan tegas Bupati Siak bersama Wakil Bupati Siak, Afni-Syamsurizal, yang berulang kali disampaikan dalam setiap pertemuan.
"ASN diminta mendukung penuh terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat," ujar Mahaddar.
"Proses hukum tentu harus dihormati. Sejak awal Ibu Bupati dan Bapak Wakil selalu berpesan dan mengingatkan jajaran untuk bekerja dengan baik, jaga amanah, dan tidak melakukan hal-hal melanggar hukum. Ini sudah berulang-ulang disampaikan baik dalam forum formal maupun informal," sambungnya.
Mahaddar mengimbau agar semua pihak untuk menghargai proses penyidikan yang dilaksanakan oleh Polres Siak, dengan tetap bersandar pada asas praduga tak bersalah sampai adanya keputusan dari pengadilan yang telah inkrah nantinya.
Ia berharap, dari kejadian ini menjadi pengingat sekaligus pelajaran berharga bagi seluruh perangkat daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW