- Penyeberangan Roro Bengkalis resmi menggunakan sistem tiket elektronik.
- Sistem e-Ticketing dirancang untuk memberikan jaminan tingkat kenyamanan.
- Teknologi ini mampu mengurai masalah antrean panjang yang selama ini terjadi.
SuaraRiau.id - Penyeberangan kapal Roll on Roll off (Roro) rute Air Putih-Sungai Selari di Wisma Sri Mahkota Bengkalis resmi menerapkan sistem tiket elektronik (e-Ticketing), Selasa (5/5/2026).
Bupati Bengkalis, Kasmarni menyatakan kehadiran sistem tiket elektronik kapal Roro ini akan mendongkrak tingkat transparansi serta akuntabilitas tata kelola pelayanan di pelabuhan secara signifikan.
"Dengan demikian, pelayanan publik yang kita berikan dapat semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," jelasnya lebih lanjut.
Lebih dari itu, inovasi berbasis teknologi digital ini dirancang khusus untuk memberikan jaminan tingkat kenyamanan yang jauh lebih baik bagi para pengguna jasa kapal Roro.
Kasmarni menyebut langkah itu merupakan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendorong percepatan modernisasi layanan publik.
Sektor transportasi penyeberangan dinilai sangat vital karena berfungsi sebagai urat nadi utama mobilitas masyarakat maupun perputaran ekonomi yang membutuhkan efisiensi pelayanan.
"Di satu sisi kita memperkuat pembangunan daerah, dan di sisi lain kita terus mendorong modernisasi pelayanan publik berbasis teknologi demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera serta unggul di Indonesia," ungkapnya.
Penerapan sistem e-Ticketing ini ditargetkan mampu menjadi solusi paling efektif untuk mengurai masalah antrean panjang kendaraan yang selama ini kerap terjadi, terutama pada musim liburan.
Penggunaan teknologi ini juga diyakini akan menertibkan arus kendaraan di area pelabuhan sekaligus menekan potensi penyimpangan prosedur dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kasmarni menekankan bahwa tata kelola pelabuhan yang terdigitalisasi akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas birokrasi pemerintah di lapangan.
Pembangunan di kawasan tersebut terus diupayakan agar dapat berjalan secara seimbang, mencakup pemenuhan infrastruktur fisik, dorongan pertumbuhan ekonomi, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi dari pihak ketiga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH