Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua (tengah) saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolresta Pekanbaru, Minggu (3/5/2026). [Suara.com/Rahmat Zikri]
Baca 10 detik
- Polisi mengamankan empat pelaku pembunuhan wanita 60 tahun di Pekanbaru.
- Para pelaku awalnya ingin merampok, namun berubah menjadi pembunuhan.
- Motif kejahatan dipicu rasa sakit hati sekaligus keinginan menguasai harta korban.
"AF dan SL mengaku telah nikah sirih sementara E dan LB adalah teman dekat pelaku utama," jelasnya
Namun pelarian itu tidak berlangsung lama. Berkat koordinasi cepat dengan Polda Aceh, polisi berhasil menangkap keduanya hanya sekitar satu jam setelah tiba di lokasi persembunyian.
Saat ini, keempat pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kontributor : Rahmat Zikri
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kejati Sumsel Tegaskan BRI Bersih dari Aliran Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Penuh
-
UAS Beberkan soal Rekaman KPK, Sebut Abdul Wahid Ngaku Diancam
-
UAS Jadi Saksi Sidang Abdul Wahid, Ruangan Didominasi Pengunjung Emak-emak
-
Wanita di Pelalawan Ditusuk Puluhan Kali, Minta Tolong ke Rekan Kerja lewat WA
-
Abdul Wahid Disebut Berulang Kali Larang Tim Campuri Proyek di PUPR Riau