- Polisi mengamankan empat pelaku pembunuhan wanita 60 tahun di Pekanbaru.
- Para pelaku awalnya ingin merampok, namun berubah menjadi pembunuhan.
- Motif kejahatan dipicu rasa sakit hati sekaligus keinginan menguasai harta korban.
SuaraRiau.id - Sejumlah fakta baru kembali terungkap dalam kasus pembunuhan dan perampokan terhadap seorang lansia di kawasan Rumbai, Pekanbaru.
Ternyata, para pelaku sebelumnya pernah merampok rumah korban dan berencana kembali melakukan aksi serupa, namun di tengah perjalanan rencana itu berubah menjadi pembunuhan.
Hal itu diungkapkan Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua kepada awak media di Mapolresta Pekanbaru, Minggu (3/5/2026).
"Ini kasus dugaan perampokan dan pembunuhan berencana," katanya.
Korban, Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), tewas dalam aksi kejahatan yang terjadi di Kecamatan Rumbai Pesisir.
"Awalnya para pelaku memang berniat mencuri. Bahkan mereka sudah pernah melakukan aksi di rumah tersebut. Namun saat perjalanan dari Medan ke Pekanbaru, niat itu berubah menjadi pembunuhan," ungkap Hasyim.
Lebih mengejutkan, para pelaku disebut sempat merencanakan untuk menghabisi lebih dari satu orang di dalam rumah korban.
"Rencana awal bukan hanya satu korban, tetapi empat orang yang ada di rumah tersebut," jelasnya.
Dalam pengungkapan kasus ini, Ditreskrimum Polda Riau memberikan asistensi penuh kepada penyidik Polresta Pekanbaru, baik dari sisi teknis maupun taktis.
Sinergi lintas wilayah dengan Polda Sumatera Utara dan Polda Aceh juga menjadi kunci keberhasilan penangkapan para pelaku dalam waktu relatif singkat.
"Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik, seluruh pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti," tambah Hasyim.
Polisi juga mengungkap bahwa barang bukti yang ditemukan masih dalam kondisi relatif lengkap. Hal ini karena aksi kejahatan dilakukan secara spontan setelah rencana awal berubah.
"Barang bukti masih utuh karena awalnya mereka hanya ingin mencuri," ujarnya.
Dari hasil penyelidikan, motif kejahatan diketahui dipicu oleh rasa sakit hati sekaligus keinginan menguasai harta milik korban.
Sebelum ditangkap, para pelaku sempat berpencar usai berada di Kota Medan. Dua pelaku, berinisial SL dan AF, melarikan diri ke wilayah Aceh dan sempat bersembunyi di rumah kerabat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Harga Sawit Riau Terus Meroket, Nyaris Rp4.000 per Kilogram
-
Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air