- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, tepatnya Kamis (23/4/2026).
- Dua korban dilaporkan meninggal dunia langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
- Penyebabnya diduga karena pengemudi minibus mengantuk dan kelelahan.
SuaraRiau.id - Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas KM 03/200 B Jalan Tol Pekanbaru-Dumai pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 03.45 WIB.
Dua orang dikabarkan meninggal bernama Mustika Hadi (38), seorang pekerja swasta asal Kampar yang mengemudikan Toyota Calya. Sementara satu penumpang lainnya masih dalam pendataan identitas.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara mengatakan kronologi peristiwa bermula saat minibus Toyota Calya melaju dari arah Dumai menuju Pekanbaru.
"Setibanya di titik KM 03/200 B, mobil tersebut menghantam bagian belakang truk Mitsubishi yang dikemudikan oleh Kris Mulyo (28). Sesaat setelah tabrakan, truk sempat bergerak maju sebelum akhirnya berhenti di bahu jalan untuk memeriksa kondisi korban," katanya, Kamis (23/4/2026).
Berdasarkan laporan awal di tempat kejadian perkara (TKP), diduga kuat penyebab kecelakaan adalah faktor kelelahan atau kantuk yang dialami pengemudi Calya.
Kondisi microsleep seringkali menjadi pemicu utama kecelakaan di jalan tol, terutama pada jam-jam rawan saat konsentrasi pengemudi menurun drastis sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya.
"Jenazah kedua korban langsung dievakuasi ke RS Awal Bros Pekanbaru untuk penanganan medis dan administrasi lebih lanjut," ucap Eko.
Merespons laporan tersebut, personel Satuan PJR Ditlantas Polda Riau yang dipimpin oleh Ipda Al Jamil bersama tim Hutama Karya (HK) segera bergerak cepat menuju lokasi.
Petugas langsung melakukan pengamanan area, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Setelah proses evakuasi selesai dan jalur dinyatakan aman, penanganan kasus kecelakaan lalu lintas ini secara resmi diserahkan kepada Unit Laka Satlantas Polres Siak untuk penyelidikan mendalam.
Ia menilai koordinasi yang solid antara PJR dan petugas pengelola jalan tol sangat membantu sehingga situasi di jalur tersebut tetap kondusif pasca-kecelakaan.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera manfaatkan rest area untuk beristirahat. Keselamatan adalah yang utama," ujar Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Tabrakan Minibus vs Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Dua Meninggal
-
Sempat Duel, Pria di Siak Dibacok Maling saat Pergoki Pencurian Kantor Desa
-
BRI Hadirkan Money Changer di Motaain, Nusa Tenggara Timur: Dorong Ekonomi Perbatasan
-
Dari Rengginang Laut, Ibu Eko Melanjutkan Semangat Kartini di Pesisir Rembang
-
Pemprov Riau Incar Tambang Galian C untuk Dongkrak Pendapatan Daerah