- Pengadaan tanah untuk proyek Tol Pekanbaru-Rengat diklaim telah mencapai 90 persen.
- Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru kendala yang tersisa sebagian besar bersifat administratif.
- Tanah yang akan diganti rugi itu terdapat aset milik Pemkot Pekanbaru yakni lahan nursery.
SuaraRiau.id - Progres pengadaan tanah untuk proyek Tol Pekanbaru-Rengat diklaim telah mencapai 90 persen dengan sisanya masih dalam tahap penyelesaian.
Kabid Pengadaan dan Penataan Pertanahan Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru, Aribudi Sunarko mengatakan kendala yang tersisa sebagian besar bersifat administratif.
"Meski demikian, permasalahan tersebut dinilai tidak mendasar," katanya dikutip dari Antara, Kamis (16/4/2026).
Kendala administrasi itu di antaranya perubahan peta bidang, kekurangan dokumen kependudukan seperti KTP, serta belum lengkapnya surat keterangan wilayah milik warga yang tanahnya akan diganti rugi negara.
Dia mengatakan kelengkapan administrasi menjadi hal penting karena berkaitan dengan pencairan dana ganti kerugian melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ketelitian diperlukan mengingat dana yang digunakan merupakan uang negara.
Dia menambahkan bahwa dalam lahan yang akan diganti rugi itu juga terdapat aset milik Pemkot Pekanbaru yakni lahan nursery (lahan pembibitan pohon) milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Sesuai ketentuan, penggantian aset pemerintah tidak dilakukan dalam bentuk uang.
"Melainkan, penggantian aset pemerintah dilakukan melalui mekanisme tukar guling atau penyediaan lahan pengganti," ucap Aribudi.
Sebagian lahan pengganti telah tersedia di sekitar lokasi nursery. Akan tetapi lanjutnya, masih terdapat sisa dana sekitar Rp3,5 miliar yang harus segera direalisasikan dalam bentuk pembelian lahan pengganti.
"Kami menargetkan dalam waktu dua pekan ke depan sudah dapat ditentukan lokasi lahan pengganti. Hal ini akan dikoordinasikan dengan wali kota karena menyangkut prioritas pengadaan tanah," sebut Aribudi.
Diketahui Tol Pekanbaru-Rengat direncanakan dibangun sepanjang 206,67 kilometer menghubungkan wilayah Pekanbaru hingga Rengat di Kabupaten Indragiri Hulu.
Ini merupakan bagian dari Jalan Tol Lingkar Pekanbaru yang terhubung ke Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-XIII Koto Kampar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP