- KPK membangun kesadaran antikorupsi melalui festival film ACFFEST 2026 di Riau.
- Ada tiga wilayah di Riau yang menjadi tujuan yakni Pekanbaru, Kampar dan Indragiri Hulu.
- Kegiatan ini dilakukan di tengah perhatian publik terhadap isu korupsi di Provinsi Riau.
SuaraRiau.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan ruang alternatif melalui medium film, dengan menggelar Movie Day Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2026 pada tiga wilayah di Riau.
Pendekatan edukasi yang lebih reflektif dan membumi terus diperkuat di tengah perhatian publik terhadap isu korupsi di Provinsi Riau.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi KPK untuk memperluas jangkauan pendidikan antikorupsi, khususnya kepada generasi muda, melalui pendekatan kreatif yang lebih emosional dan kontekstual.
Koordinator Program ACFFEST, Epi Handayani, menyampaikan hal tersebut saat membuka Roadshow Movie Day ACFFEST 2026 di Anjung Seni Idrus Tintin, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (17/4/2026).
"Karena itu, KPK mendorong keterlibatan lebih luas dari komunitas, pelajar, dan pegiat film lokal agar gerakan antikorupsi tidak berhenti pada kampanye," kata Epi.
Mengusung tema 'Dari Lensa, Integritas Terjaga!', program yang memasuki tahun ke-12 ini menegaskan peran penting partisipasi publik dalam membangun budaya antikorupsi.
Epi menilai, pendekatan sinema mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan realitas masyarakat, sekaligus menggugah kesadaran kritis terhadap praktik korupsi di lingkungan sekitar.
ACFFEST, menurutnya, tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya, tetapi juga sarana edukasi yang berkelanjutan.
Lebih jauh, Epi berharap gelaran ini mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat, sehingga nilai integritas tidak hanya dipahami, tetapi juga dihidupi dalam keseharian.
Selama lebih dari satu dekade, ACFFEST telah berkembang menjadi ruang kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan sineas, akademisi, hingga komunitas dalam satu gerakan bersama.
Rangkaian Movie Day ACFFEST 2026 akan berlangsung pada 17–19 April 2026 di Kota Pekanbaru, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kabupaten Kampar.
Sejumlah film pilihan akan diputar, seperti Pirates of Sepuluh Ribuan, Dompet Imajinasi, Jimpitan, dan Balik Nama, yang mengangkat isu integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk memperkaya pengalaman publik, kegiatan ini juga menghadirkan penampilan Suwang Project serta diskusi interaktif bersama narasumber.
Forum ini menjadi ruang dialog yang menghubungkan pesan dalam film dengan realitas sosial, sekaligus memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya integritas.
Sementara itu, perwakilan dari Komunitas Film Pekanbaru (Komfek Pictures) menilai film memiliki kekuatan sebagai medium komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka
-
Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare