- Siswa kelas IX SMP Islamic Center Siak kehilangan nyawa saat ujian praktik.
- Korban MA terkena ledakan senapan hasil rakitannya di halaman sekolah.
- Korban selama ini dikenal sosok yang berprestasi bidang sains dan teknologi.
SuaraRiau.id - MA (15), siswa kelas IX SMP Islamic Center Siak yang meninggal akibat ledakan senapan rakitan saat ujian praktik ternyata sosok berprestasi di bidang sains dan teknologi.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad menuturkan jika korban Ia pernah mengikuti serta meraih prestasi dalam sejumlah kompetisi robotik tingkat daerah.
"MA ini pernah menjuarai atau mengikuti beberapa kompetisi robotic dari Universitas Riau," ujar Kombes Pandra Jumat (10/4/2026).
Kabid Humas mengungkapkan jika MA bukan kali pertama melakukan uji coba terhadap temuan-temuannya. Korban cukup dikenal dalam bidang sains dan teknologi.
Sementara itu, Polres Siak dikabarkan memeriksa kepala sekolah (kepsek) dan sejumlah guru terkait tewasnya korban. Pemeriksaan difokuskan pada kronologi kejadian saat ujian praktik yang menimbulkan korban jiwa.
Dinas Pendidikan Siak sampaikan duka mendalam
Kepala Dinas Pendidikan Siak, Romy Lesmana menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya siswa SMP Islamic Center Siak akibat ledakan senapan rakitan saat ujian praktik di sekolah.
"Kami dari Dinas Pendidikan Siak menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa tersebut," ucapnya, Kamis (9/4/2026).
Romy menyerahkan kasus tersebut kepada kepolisian. Dinas Pendidikan pun akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses belajar dan mengajar di SMP Islamic Siak.
"Kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk proses yang lainnya," sebutnya.
Romy membantah terkait isu yang beredar bahwa di Sekolah Islamic Center belajar merakit bom atau sebagainya yang bertentangan dengan prinsip prinsip dunia pendidikan pada umumnya.
"Tidak ada sekolah tersebut mengajarkan merakit rakit seperti yang diisukan. Itu kan praktek sains, sebenarnya itu sama dengan sekolah lainnya. Hanya saja perlu didalami ada kelalaian apa tidak disana hingga persitiwa tersebut terjadi," beber Romy.
Kepala Dinas berharap, agar masyarakat disuasana yang masih berduka saat ini tidak menyebarkan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Suasana masih berduka sekali, kami berharap jangan ada isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan malah terlempar ditengah tengah masyarakat," ungkap Romy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
6 Fakta Tragedi Siswa SMP Islamic Center Siak Tewas Akibat Ledakan saat Ujian Sains
-
Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid, Tegaskan Komitmen dan Keberpihakan pada Ekonomi Kerakyatan
-
Tak Puas Hasil Audiensi, Massa TNTN Dirikan Tenda di Tengah Jalan Pekanbaru
-
5 Mobil Keluarga Bekas Pengganti Avanza, Hemat dan Tangguh Dipakai Harian
-
Jadwal Pasar Murah di Empat Wilayah Riau, Digelar 13-17 April 2026