- Tim Manggala Agni Riau masih berupaya memadamkan karhutla di wilayah Bantan, Bengkalis.
- Manggala Agni terkendala minimnya sumber air dan serta bahan bakaran yang sangat banyak.
- Saat ini masih terus mencoba meminta bantuan alat berat untuk membuat embung air.
SuaraRiau.id - Tim Manggala Agni Riau masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang persebaran apinya berupa satu hamparan, meliputi lima desa di Bantan, Bengkalis.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan satu regu dari Manggala Agni Daerah Operasi Siak saat ini menangani kebakaran tersebut.
"Kalau luas pastinya belum kami pastikan, tim kami dengan helikopter melihat satu hamparan meliputi lima desa. Sangat luas dan menimbulkan asap besar," katanya, Minggu (5/4/2026).
Ferdian menuturkan, satu hamparan tersebut meliputi Desa Teluk lancar, Sekodi, Palkun, Kelemantan dan Kembung Luar.
Untuk wilayah Pelkun dan Kelemantan, pihaknya saat ini masih melakukan pencarian untuk memastikan sumber air ideal dan akses menuju kepala api.
Dia mengatakan kendala saat ini, selain minimnya sumber air, juga luas serta bahan bakaran yang sangat banyak.
Oleh karena itu pihaknya saat ini masih terus mencoba meminta bantuan alat berat untuk membuat embung air.
"Kami juga membersihkan kanal dan membuat sekat bakar menghambat laju api," ujarnya.
Sementara itu di wilayah Bengkalis lainnya yang juga terjadi karhutla yakni Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, sudah memasuki hari keenam.
Kegiatan pemadaman dilakukan dua tim Daops Sumatera V/Dumai serta masing-masing satu tim BKO dari Sorolangun Jambi dan Misi Banyuasin Sumatera Selatan.
Menurutnya, upaya pengamanan pemukiman sudah berhasil dilaksanakan. Tim hari ini tim melakukan kegiatan memukul kepala api sebelah kiri untuk menghambat laju dan pengurangan asap pada ekor dan sayap api.
"Pengurangan asap ini membutuhkan kesabaran dan ketelatenan mengingat api sudah masuk ke dalam pori-pori gambut. Kendala kondisi air yang minim sehingga pergerakan terbatas," ungkapnya.
Terkendala sumber air
Tim Manggala Agni terkendala sumber air untuk memadamkan karhutla di Desa Sekodi, Bantan, Bengkalis dan terpaksa harus meminta bantuan alat berat ke pemerintah setempat.
Ferdian Krisnanto menyatakan bahwa satu regu Manggala Agni Daerah Operasi Siak dikerahkan untuk mencari sumber air alternatif, karena kanal-kanal kecil di sana terpantau kering.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Atasi Kendala Penyeberangan Sungai, BRI Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur
-
Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen
-
Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November
-
Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla