- Tim Manggala Agni Riau masih berupaya memadamkan karhutla di wilayah Bantan, Bengkalis.
- Manggala Agni terkendala minimnya sumber air dan serta bahan bakaran yang sangat banyak.
- Saat ini masih terus mencoba meminta bantuan alat berat untuk membuat embung air.
"Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk bantuan alat berat. Tujuannya guna membersihkan kanal, mengeruk tanah untuk mencari sumber air, serta membuat embung dan sekat bakar," katanya dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, Sabtu.
Namun begitu, saat ini dengan sumber air yang minim masih dilakukan pemadaman bersama satuan tugas terkait.
Tim bahu-membahu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat setempat melakukan pemadaman.
Untuk mempercepat pemadaman, lanjutnya, dukungan helikopter "water bombing" telah dikerahkan ke wilayah Bengkalis.
Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga dilakukan sebanyak tiga sorti dengan sasaran wilayah Inhil, Pelalawan, Bengkalis, dan Siak.
"Operasi udara terus mendukung tim darat. Kami sangat berharap doa dari masyarakat agar sore dan malam ini turun hujan dari hasil modifikasi cuaca tersebut, sehingga sumber-sumber air yang kering bisa terisi kembali," tegas Ferdian. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan