- Dinas Kesehatan Riau mendata kasus HIV terbanyak berada di Kota Pekanbaru.
- Ada 6.990 penderita HIV tersebar kabupaten-kota Riau yang tetap bertahan hidup.
- Selain Pekanbaru, kasus terbanyak lainnya ditemukan di Bengkalis ada 951 kasus.
SuaraRiau.id - Dinas Kesehatan Riau mendata penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) di seluruh kabupaten-kota di provinsi tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli menyatakan penderita HIV terbanyak berada di Kota Pekanbaru yang menyentuh 58,20 persen atau setara dengan 6.598 orang.
Sebanyak 6.990 penderita HIV masih bertahan hidup dari 11.336 kasus yang terjadi sejak 28 tahun belakangan atau periode 1997 hingga 2025.
"Sejak tahun 1997 ditemukan 11.336 kasus dengan 6.990 orang masih hidup. Dengan data kasus memasuki stadium AIDS sebanyak 4.480 orang," katanya belum lama ini.
Zulkifli menyampaikan bahwa kasus HIV terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Pada 1997-2025 sebanyak 85 kasus, 2006 (80), 2007 (138), 2008 (132), 2009 (217), 2010 (397), 2011 (454), 2012 (325), 2013 (433), 2014 (569), 2015 (738), 2016 (576), 2017 (741), 2018 (675), 2019 (587), 2020 (726), 2021 (570), 2022 (835), 2023 (1001), 2024 (1006), dan 2025 (1051).
Selain Kota Pekanbaru, kasus terbanyak lainnya ditemukan di Kabupaten Bengkalis 951 kasus, Kota Dumai (855) kasus, Pelalawan (596), Rokan Hilir (556), Indragiri Hilir (477), Siak Siak (327), Rokan Hulu (265), Kepulauan Meranti (223), Indragiri Hulu (213), Kampar (170) dan Kuantan Singingi (105).
Dinas Kesehatan Riau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit HIV/AIDS.
Zulkifli menekankan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi tentang penyakit menular ini serta hindari perilaku seksual berisiko.
Pihaknya juga meminta masyarakat untuk melakukan skrining rutin bagi kelompok rentan serta menggunakan pengaman atau kondom untuk mencegah penularan.
"Hindari penggunaan berbagi jarum suntik dan lakukan terapi ARV bagi yang sudah terinfeksi," tegas Zulkifli. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inklusi Lewat Enam Penghargaan
-
BRI Siap Perkuat Ekosistem Bank Emas Indonesia Bersama Pegadaian
-
Kelola Keuangan Bisnis dalam Satu Platform, BRI Perkenalkan Qlola New Skin
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026