- Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru disebut menyalahgunakan wewenangnya saat tangani kasus narkoba.
- Kasatnarkoba Kompol Jacub disinyalir menerima sejumlah uang untuk melepaskan tersangka narkoba.
- Kompol Jacub dinilai tidak melakukan koordinasi dengan BNN sebelum melepaskan pelaku narkotika.
SuaraRiau.id - Kabar Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Mochamat Jacub N Kamaru dicopot dari jabatannya usai diduga menyalahgunakan wewenangnya mencuat ke publik.
Kompol Jacub melepaskan tersangka kasus narkoba setelah disinyalir menerima sejumlah uang. Kasatnarkoba disebut tidak menjalankan prosedur sesuai standar operasional.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan kesalahan yang dilakukan Kompol Jacub terkait mekanisme Tim Asesmen Terpadu (TAT).
"Polda Riau menegaskan bahwa setiap penanganan perkara narkotika harus melalui mekanisme yang jelas, termasuk pelaksanaan TAT dan koordinasi lintas lembaga, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas," kata Kombes Pandra dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (28/3/2026).
Jacub dinilai tidak melakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelum membebaskan pelaku penyalahgunaan narkotika yang sempat viral beberapa waktu lalu.
Pandra menuturkan, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa tindakan tegas (punishment) terhadap oknum yang melanggar SOP merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pembinaan personel.
"Polda Riau juga memastikan akan terus melakukan pengawasan internal secara ketat guna menjaga integritas dan profesionalisme seluruh personel di lapangan," tutupnya.
Diketahui, Kompol Jacub resmi menjabat sebagai Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru sejak Kamis 11 Desember 2025.
Pelantikan tersebut digelar dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Mustika Rahmat, di Aula Mapolresta Pekanbaru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks