- Pemkab Kampar menggelar Gerakan Pangan Murah di 9 lokasi.
- Gerakan ini dibuat untuk menjaga stabilitas pasokan bahan pokok.
- Gerakan Pangan Murah digelar bertepatan dengan bulan Ramadan.
SuaraRiau.id - Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar Pemkab Kampar di sejumlah wilayah sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kampar, Yuli Usman menyampaikan bahwa GPM dilaksanakan di sembilan lokasi yang tersebar di wilayahnya pada Bulan Suci Ramadan ini.
"Atas nama Bupati Kampar Ahmad Yuzar, kami menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah penting dalam menjaga ketersediaan bahan pangan, sesuai dengan arahan Presiden," ujarnya.
Yuli menjelaskan, pelaksanaan GPM ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Bulog Kampar, para pengusaha, petani lokal, pemerintah kecamatan, serta kepala desa setempat.
"Alhamdulillah, Kabupaten Kampar melaksanakan Gerakan Pangan Murah di sembilan lokasi dengan dukungan berbagai pihak," sebutnya.
Menurut Yuli, GPM bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi, Cadangan, dan Harga Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar, Hery Juswadi, menyebutkan bahwa sembilan lokasi pelaksanaan GPM meliputi Kecamatan Tapung, Bangkinang, Kuok, Siak Hulu, Kampar, dan Perhentian Raja.
"Alhamdulillah, GPM telah kita laksanakan di tiga lokasi, yakni Kecamatan Bangkinang, Kuok, dan Perhentian Raja. Kegiatan ini akan terus berlanjut di lokasi lainnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan," jelas Hery.
Adapun komoditas yang disediakan dalam GPM antara lain beras SPHP, Minyakita, gula pasir, telur ayam, cabai merah, bawang merah, dan bawang putih. Program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Pemkab Kampar berharap melalui Gerakan Pangan Murah ini, kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau selama Ramadan hingga menjelang HBKN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai
-
Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing