- Manggala Agni Jambi dan Sumut ikut membantu memadamkan karhutla Riau.
- Tim Manggala Jambi memadamkan karhutla di Tanjung Kapal, Rupat, Bengkalis.
- Sementara Daops Labuan Batu Selatan Sumut bergerak ke arah Rokan Hilir.
SuaraRiau.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau masih dilakukan penanganan sehingga membutuhkan tambahan banyak personel.
Tim Manggala Agni Daops Muara Tebo dan Kota Jambi, Jambi menuju ke Tanjung Kapal, Rupat, Bengkalis, Kamis (4/6/2026).
"Untuk Tim Manggala Agni Daops Labuan Batu Selatan Sumatera Utara (Sumut) juga sudah standby bergerak ke arah Rokan Hilir apabila dibutuhkan dan menunggu evaluasi siang ini," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto dikutip dari Antara, Kamis (4/6/2026).
Dia menyampaikan, karhutla di Tanjung Kapal Rupat saat ini sudah hari kedua. Kebakaran ditangani oleh satu tim Manggala Agni Daops Siak dan siang ini direncanakan ditambah satu tim lagi.
Sementara karhutla di Rokan Hilir terjadi di Desa Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, dengan estimasi luasan 70 hektare.
Lokasi tersebut terbakar sejak Sabtu (30/5/2026) dan ditangani dua tim dari Daops Dumai.
Ferdian menjelaskan lantaran kebakaran luas, maka disiapkan juga Tim Manggala Agni Daops Pekanbaru dan Rengat bergerak ke arah sana. Selain disiagakan dari Daops Labuhan Batu Selatan jika dibutuhkan.
"Wilayah Rantau Bais dikerjakan dua tim Dumai, masih dilakukan proses penyekatan agar api tidak merembet ke tanaman akasia dan kebun masyarakat," ungkapnya.
Masih di Rokan Hilir, lanjutnya, karhutla juga terdeteksi di Desa Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan.
Sebelumnya deteksi patroli udara masuk Kecamatan Bangko, namun setelah dicek di darat masuk wilayah Pekaitan. Lokasi ini juga dikerjakan oleh 1 tim Manggala Agni Daops Dumai.
Kegiatan lainnya di Riau, kata dia, dua tim Manggala Agni Daops Rengat masih mengerjakan pemadaman di Sokoi, Kabupaten Pelalawan, yang sudah memasuki hari ke-6. Sedangkan wilayah Kandis, Kabupaten Siak, sudah tuntas padam Rabu (3/6) kemarin.
"Di Rantau Bais dan Rupat saat ini juga diperkuat kesatuan lain dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri, serta masyarakat. Alat berat disediakan di Rupat membantu penyekatan api difasilitasi satgas," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah
-
Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka, Wajib Pakai Masker!
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
PSPS Pekanbaru Siap Hadapi Laga Perdana di Kandang PSIS Semarang
-
Kenali BRI Multiguna Pre-Approved dan Cara Pengajuannya di BRImo