- Oknum PNS di Indragiri Hulu ditangkap karena jadi pengedar narkoba.
- Tersangka diketahui bertugas di Dinas Tenaga Kerja kabupaten tersebut.
- PNS Disnaker itu mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya.
SuaraRiau.id - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Indragiri Hulu ditangkap saat diduga hendak melakukan transaksi sabu di Desa Japura, Kecamatan Lirik, Rabu (25/2/2026).
Kasi Humas Polres Indragiri Hulu, Aiptu Misran mengatakan, oknum PNS itu bernama MY alias Anto (43), warga Desa Japura, yang berperan sebagai pengedar narkoba jenis sabu.
"Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat melaporkan bahwa di Desa Japura kerap terjadi transaksi jual beli sabu," jelas Misran.
Pada malam penangkapan, tersangka diketahui berada di atas motor di tepian jalan Desa Japura. Saat hendak diamankan, tersangka sempat melakukan perlawanan dan membuang barang bukti.
Namun, setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi, ditemukan satu bungkus narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,66 gram tidak jauh dari tempat tersangka diamankan.
Dari penggeledahan badan, polisi juga menemukan 4 plastik pembungkus di saku bajunya.
"Selain sabu, petugas turut mengamankan sepeda motor warna hitam dengan nomor polisi BM 3644 VA serta handphone warna hijau yang diduga digunakan untuk transaksi," kata Misran.
Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya. Ia kemudian dibawa ke Mapolres Inhu untuk proses hukum lebih lanjut.
Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
Misran menyatakan, pihaknya tidak tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkotika, termasuk aparatur sipil negara.
Pengungkapan ini sekaligus menjadi peringatan keras bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkotika dapat menjerat siapa saja, tanpa memandang status sosial maupun profesi.
"Kami berkomitmen memberantas narkoba tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW