- Polda Riau mengamankan pengedar narkoba jenis Etomidate cair di Pelalawan.
- Tak hanya ratusan cartridge Etomidate, polisi juga menyita ratusan pil ekstasi.
- Pengungkapan Etomidate seiring dengan ditangkapnya anak pejabat dan selebgram.
SuaraRiau.id - Narkoba jenis baru Etomidate belakangan bertambah akrab di telinga masyarakat, setelah petugas gabungan mengamankan belasan orang termasuk selebgram dan anak bupati di Riau yang pesta narkoba.
Dalam penggeledahan tersebut ditemukan sejumlah cartridge pod vape Etomidate cair, termasuk ganja. Mereka dinyatakan positif narkoba setelah menjalami tes urine.
Seiring dengan itu, baru-baru ini Tim gabungan Ditresnarkoba Polda Riau bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis sukses menggagalkan penyelundupan ratusan unit cartridge pod vape berisi Etomidate cair.
Narkotika yang populer disebut "pot getar" diamankan bersama hampir seribu butir pil ekstasi siap edar di Jalan Lintas Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Sei Kijang Pelalawan, Selasa (26/5/2026) sore.
"Saat itu, petugas melihat seorang pria mencurigakan yang belakangan diketahui merupakan seorang residivis berinisial B," kata Dirnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Minggu (31/5/2026).
Pelaku yang sadar telah dikepung dan diintai petugas, sempat nekat mencoba melarikan diri sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan dan tak berkutik di tangan aparat.
Disaksikan oleh warga setempat yang berada di lokasi kejadian, polisi langsung menggeledah tas ransel hitam yang digendong erat oleh tersangka B.
"Hasilnya, di dalam tas tersebut tersimpan rapi delapan bungkus plastik besar berisi 300 bungkus etomidate cair dikemas dalam bentuk cartridge dengan berbagai varian rasa, sebuah jenis narkoba cair baru yang kini tengah diwaspadai di kota-kota besar," jelas Yudha.
Tidak hanya pot getar, isi ransel tersebut juga ditemukan satu bungkus plastik besar berisi ratusan pil ekstasi berlogo populer.
Setelah dihitung, total terdapat 933 butir pil ekstasi yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu 397 butir pil merah muda berlogo Heineken dan 536 butir pil hijau terang berlogo aplikasi video pendek TikTok, beserta satu unit telepon genggam hitam yang digunakan untuk bertransaksi.
"Saat kami lakukan interogasi mendalam di lapangan, tersangka B bernyanyi bahwa ia tidak bekerja sendirian. Ia mengaku dikendalikan oleh seseorang dari jauh," ungkap Yudha.
B mengaku mendapat perintah dari seorang bos besar di wilayah Aceh untuk menjemput barang tersebut di Riau dan membawanya menuju ibu kota.
Tak butuh waktu lama, tim buru sergap langsung bergerak cepat mengejar sang otak pelaku hingga ke serambi Mekah.
Di sana, petugas berhasil meringkus pria berinisial HM yang bertindak sebagai pengendali utama yang mengatur seluruh rute perjalanan barang haram tersebut ke Jakarta sembari menunggu instruksi selanjutnya.
Kini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti bernilai fantastis tersebut telah dijeboskan ke sel tahanan Mapolda Riau untuk pemeriksaan dan pengembangan jaringan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing
-
Kronologi 2 Anggota DPRD Pekanbaru Berantem di Bandara Soetta, Kok Bisa?
-
Sesama Anggota DPRD Pekanbaru Duel di Bandara Soetta, Berujung Dipolisikan