- Jembatan Danau Bingkuang arah Pekanbaru-Bangkinang ditutup sementara.
- Penutupan ini setelah lantai tumpuam lantai jembatan mengalami kerusakan.
- BPJN Riau tengah mengevaluasi rencana perbaikan jembatan bersama tim ahli.
SuaraRiau.id - Jembatan Danau Bingkuang arah Pekanbaru menuju Bangkinang di Kabupaten Kampar ditutup sementara karena mengalami kerusakan pada bagian tumpuan jembatan.
PPK 1.4 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau Afdirman Jufri mengatakan, akibat kerusakan pada tumpuan lantai jembatan tersebut mengalami kenaikan hingga 6 sampai 8 centimeter.
"Jembatan Danau Bingkuang dari arah Pekanbaru menuju Bangkinang ditutup sementara karena ada kerusakan di bagian tumpuan jembatan," katanya dikutip dari Antara, Minggu (31/5/2026).
Dengan kerusakan tersebut, jembatan yang dibangun pada tahun 1970 ini cukup membahayakan jika dilintasi pengendara.
Saat ini pihaknya sedang melakukan evaluasi untuk rencana perbaikan jembatan bersama tim ahli. Pasalnya model sambungan jembatan ini merupakan model lama.
Meskipun demikian, namun struktur jembatan masih kokoh. Tidak ada kerusakan yang berarti pada rangka jembatan tersebut.
"Kalau untuk struktur jembatan masih bagus, hanya ada kerusakan sedikit akibat tertabrak," sebutnya.
Bagi masyarakat yang akan menuju Bangkinang dari arah Pekanbaru, pihaknya mengarahkan untuk melintasi satu jembatan lainnya yang tepat berada di sebelah jembatan tersebut.
"Jembatan sebelahnya digunakan untuk dua arah. Kami juga sudah pasang rambu-rambu, masyarakat yang melintas kami imbau untuk hati-hati dan bergantian dengan tertib," imbaunya.
Diketahui jembatan tersebut merupakan jalan nasional lintas Riau-Sumatera Barat. Ini merupakan jembatan pertama yang dilewati usai ke luar dari Pekanbaru menuju Kampar ataupun Sumatera Barat.
Akan tetapi saat ini pengendara khususnya roda empat ke atas mempunyai alternatif lain yakni melewati Jalan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun
-
Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar