- Seekor gajah mati mengenaskan tanpa kepala dan gading di Pelalawan.
- Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.
- Tragedi ini membuka kembali luka lama perburuan gajah di Riau pada 2015.
SuaraRiau.id - Kasus pembunuhan gajah sumatera kembali terjadi di Riau, tepatnya di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan pada awal Februari 2026.
Gajah malang tersebut ditemukan mati mengenaskan dalam posisi duduk tanpa kepala dan kedua gadingnya telah raib.
Pola ini mengindikasikan aksi brutal pemburu profesional yang hanya mengincar nilai ekonomi dari bagian tubuh satwa dilindungi tersebut.
Polisi menemukan dua proyektil logam yang bersarang di bagian dahi satwa, yang dikonfirmasi berasal dari senjata api rakitan.
Temuan ini menjadi bukti kuat bahwa gajah tersebut dieksekusi dengan cara ditembak dari jarak dekat sebelum akhirnya dipenggal untuk diambil gadingnya secara paksa.
Dirkrimum Polda Riau, Kombes M Hasyim Risahondua, menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kasus ini.
Saksi-saksi tersebut terdiri dari personel keamanan perusahaan, karyawan, hingga anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) setempat.
"Masih penyelidikan," ujar Hasyim Selasa (17/2/2026).
Hasyim mengatakan berdasarkan hasil labfor, proyekti yang ditemukan di bagian dahi gajah ternyata bersumber dari senjata api rakitan. Dia mengaku masih mendalami siapa yang melakukannya.
Dirkrimum tak ingin berspekulasi lebih jauh terkait kepemilikan senjata api rakitan itu.
"Belum tahu punya siapa, petugas masih di lapangan memeriksa saksi," kata Hasyim.
Namun, meski patroli sekuriti sempat menangkap visual orang mencurigakan di sekitar Estate Ukui, polisi mengaku masih kesulitan menemukan bukti kuat yang mengarah pada identitas pasti sang eksekutor.
Tragedi terbaru ini seolah membuka kembali luka lama perburuan gajah di Riau yang pernah mencapai puncaknya pada tahun 2015 dengan catatan 9 kematian gajah menurut data WWF.
Kasus serupa di masa lalu sering kali bermuara pada nama yang sama, yakni Ari, seorang pemburu spesialis yang dikenal sangat licin.
Ari pernah ditangkap pada Februari 2015 setelah terlibat dalam serangkaian pembunuhan gajah di wilayah Tesso Nilo, Bengkalis, hingga ke Jambi bersama komplotannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis
-
Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas
-
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare
-
Karhutla Masih Membara di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Meranti
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari