- Pesawat Modifikasi Cuaca bakal segera memadamkan karhutla di Riau.
- Pesawat tersebut akan digunakan untuk membantu potensi hujan buatan.
- Sementara helikopter water bombing masih menunggu pemerintah pusat.
SuaraRiau.id - Pemprov Riau menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 13 Februari hingga 30 November 2026 mendatang.
Terkait itu, pemerintah pusat dikabarkan akan segera mengirimkan pesawat untuk kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Kabid Kedaruratan BPBD Damkar Riau Jim Gafur mengatakan, pesawat OMC akan tiba di Riau dalam pekan ini. Begitu sampai, pesawat akan langsung melakukan kegiatan modifikasi cuaca.
"Pesawat OMC akan datang ke Riau, begitu sampai juga akan langsung melakukan kegiatan OMC mengingat masih ada awan potensial yang berpotensi dibuat hujan buatan," katanya.
Sementara untuk helikopter water bombing dan patroli, pihaknya masih menunggu informasi dari pemerintah pusat melalui BNPB. Pasalnya, Pemprov Riau sudah menyampaikan permintaan bantuan secara lisan, sedangkan surat resmi masih belum dikirimkan.
"Secara lisan sudah kami sampaikan ke BNPB untuk bantuan helikopter water bombing. Surat resminya masih menunggu ditandatangani Pak Gubernur," sebutnya.
Untuk kondisi karhutla, saat ini masih ada tiga daerah yang dilanda kebakaran yakni Bengkalis, Pelalawan dan Kota Dumai.
Tim gabungan daerah yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri hingga Manggala Agni masih melakukan pemadaman di lokasi kebakaran.
"Karhutla masih ada di 3 daerah. Ada di Pelalawan, Bengkalis dan Dumai," katanya.
Dia menjelaskan, penanganan kebakaran di Pelalawan tepatnya di Pulau Mendol terus dilakukan tim gabungan dari jalur darat.
"Di Pelalawan masih ada kebakaran. Tim gabungan, baik BPBD, TNI/Polri dan Manggala Agni masih melakukan pemadaman di lokasi," sebutnya.
Jim menyebut, penanganan kebakaran di Pulau Mendol Pelalawan ini terbilang sulit. Lokasi Karhutla jauh dari akses darat serta belum adanya bantuan pemadaman dari udara.
"Untuk luasan belum tau, karena tim masih fokus melakukan pemadaman. Kita juga sudah turunkan sebanyak 12 personel BPBD Riau dikerahkan ke lokasi kebakaran di Pelalawan. Tim kita dari BPBD Riau sudah lima hari melakukan pemadaman di Pelalawan bersama tim gabungan," ujarnya.
Sementara, karhutla di Bengkalis terdeteksi di Desa Damai, Kecamatan Air Putih. Kemudian di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Rupat.
Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak guna mencegah api meluas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Dari Desa Pesisir ke Panggung Nasional, Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
-
BRI Cetak Prestasi Lewat Penghargaan Domestik Dealer Utama 2025
-
Spesifikasi dan Harga POCO F8 Terbaru di Blibli
-
Inilah Kisah Sukses Desa Pajambon Lewat Program Desa BRILiaN Karya BRI
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, Inilah Komitmen Berkelanjutan BRI