Eko Faizin
Minggu, 08 Februari 2026 | 16:08 WIB
Harimau terekam CCTV masuk pekarangan rumah warga di Siak. [Ist]
Baca 10 detik
  • Warga Mempura Siak kembali digemparkan dengan kemunculan harimau.
  • Kali ini, satwa belang dilindungi tersebut terekam CCTV berada di pemukiman.
  • Harimau nampak berada di lokasi kandang kambing yang dimangsa sebelumnya.

SuaraRiau.id - Warga Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak kembali dihebohkan dengan kemunculan harimau yang terekam CCTV.

Sebelumnya, dua ekor kambing milik warga mati dimangsa harimau sumatera di kandangnya pada Jumat (23/1/2026).

Terbaru, harimau kembali menampakkan diri di lokasi yang sama. Diduga, satwa dilindungi itu hendak memangsa kembali kambing milik warga.

"Iya seekor harimau terlihat di CCTV di lokasi sama saat beberapa waktu lalu ia memakan kambing milik warga," kata seorang warga bernama Iwan, Minggu (8/2/2026)

Dikatakannya, warga desa sudah sangat resah dengan kemunculan harimau yang sudah memakan hewan ternak milik warga.

Apalagi, tambah Iwan, jejak harimau sudah banyak terlihat di kebun kebun karet dan sawit milik warga.

"Warga sudah sangat resah sekali, jejak harimau sudah banyak ditemui di kebun pribadi milik warga," tambahnya.

Bahkan, jejak diduga harimau juga ditemukan di salah satu rumah warga.

"Jejak harimau juga kami temukan di perkarangan rumah milik warga. Jejaknya semeter dari rumah," sebut Iwan.

Dia menuturkan bahwa dari jejak harimau, tampak sedang mengelilingi rumah tersebut.

"Di sekeliling rumah banyak kami temukan jejak diduga harimau. Nampaknya harimau tersebut mengelilingi rumah itu," kata Iwan.

Hal serupa dikatakan warga lainnya yakni Mukni juga mendapati jejak harimau berada di kebun miliknya.

"Di kebun juga banyak jejak harimau. Pun begitu di kebun tetangga, di situ juga banyak jejak harimau," jelasnya.

Diceritakan Mukni, beberapa warga lainnya juga melihat harimau melintas dan berpindah dari kebun satu ke kebun warga lainnya.

"Entah itu harimau yang sama atau berbeda, tapi beberapa warga lainnya juga ada yang melihat harimau itu berpindah pindah dari kebun satu ke kebun lainnya," ungkap Mukni.

Load More