- Harimau kembali menghebohkan warga Sungai Apit, Kabupaten Siak.
- Seorang pemancing nyaris menjadi korban terkaman hewan tersebut.
- Kronologi berawal sorot mata yang dikiranya merupakan seekor sapi.
SuaraRiau.id - Kemunculan harimau sumatera kembali menggegerkan warga Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Kamis (8/1/2026) sekira pukul 19.00 WIB.
Seorang warga bernama Fikar (24) nyaris diterkam harimau di kebun koperasi saat hendak pergi memancing.
Bendahara Kampung Teluk Masjid, Riko bersama stafnya Fita mengatakan, Fikar janjian bersama dua temannya yakni Imus (38) dan Rafi (32) untuk pergi memancing.
Saat itu, Rafi dan Imus sudah dulu berangkat dan menunggu Fikar di pondok milik Imus. Saat pamit berpergian, Fikar sempat dilarang sang ayah karena situasi saat ini sedang bahaya.
"Namun Fikar tak begitu mempedulikan teguran sang ayah dengan Ia tetap berangkat pergi memancing," kata Fita.
Fikar memacu sepeda motornya untuk menyusul kedua rekannya yang sudah menunggunya di pondok. Dalam perjalanan, Fikar mengaku melihat sorot mata yang dikiranya merupakan sapi.
"Fikar sudah melihat sorot mata, ia kira sorot mata sapi. Sebab, di wilayah itu sapi dilepasliarkan di perkebunan," ungkap Fita.
Alangkah terkejutnya Fikar, saat dekat dan disenter, ternyata sorot mata itu adalah harimau.
"Semakin dekat, saat disenter, ternyata harimau yang sudah siap hendak menerkamnya. Kemudian, Fikar memacu sepeda motornya, bahkan tak peduli mesti nyaris jatuh,” tambah Fita.
Fikar pun berlari menuju pondok penjaga kebun lantas menggedor rumah milik penjaga kebun. Ia mengabarkan kepada dua temannya Imus dan Rafi untuk tetap berada di pondok karena ada harimau.
"Saat berada dalam rumah penjaga kebun, Fikar telfon Imus dan Rafi agar tetap di pondok karena ada harimau," beber Fita.
Tak lama dari itu warga pun ramai ramai mendatangi lokasi di mana Fikar diserang harimau. Warga menemukan banyak jejak harimau, ada yang besar dan kecil, diduga harimau bersama anaknya.
"Kabar adanya harimau membuat warga ramai ramai datang ke lokasi. Di lokasi, warga banyak temukan jejak harimau," tutup Fita.
Sementara itu, Kepala BKSDA Riau Supartono yang mendapati informasi bahwa ada kemunculan harimau di Siak melakukan pengecekan lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintahan desa setempat.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan tidak beraktivitas sendirian dan diutamakan berkelompok saat bepergian ke kebun di seputar lokasi munculnya harimau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Karhutla Kembali Muncul di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Bengkalis
-
9 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Warga di Rokan Hulu, Ngaku Dibayar
-
Nasabah PNM Mekaar Ubah Modal Rp2 Juta Jadi Usaha Beromzet 10 Kali Lipat
-
Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Tebar Beragam Promo Spesial
-
Karhutla di Tembilahan Membara Lagi setelah Sempat Padam