Eko Faizin
Sabtu, 10 Januari 2026 | 13:57 WIB
Jejak harimau di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. [Dok BBKSDA Riau]
Baca 10 detik
  • Harimau kembali menghebohkan warga Sungai Apit, Kabupaten Siak.
  • Seorang pemancing nyaris menjadi korban terkaman hewan tersebut.
  • Kronologi berawal sorot mata yang dikiranya merupakan seekor sapi.

SuaraRiau.id - Kemunculan harimau sumatera kembali menggegerkan warga Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Kamis (8/1/2026) sekira pukul 19.00 WIB.

Seorang warga bernama Fikar (24) nyaris diterkam harimau di kebun koperasi saat hendak pergi memancing.

Bendahara Kampung Teluk Masjid, Riko bersama stafnya Fita mengatakan, Fikar janjian bersama dua temannya yakni Imus (38) dan Rafi (32) untuk pergi memancing.

Saat itu, Rafi dan Imus sudah dulu berangkat dan menunggu Fikar di pondok milik Imus. Saat pamit berpergian, Fikar sempat dilarang sang ayah karena situasi saat ini sedang bahaya.

"Namun Fikar tak begitu mempedulikan teguran sang ayah dengan Ia tetap berangkat pergi memancing," kata Fita.

Fikar memacu sepeda motornya untuk menyusul kedua rekannya yang sudah menunggunya di pondok. Dalam perjalanan, Fikar mengaku melihat sorot mata yang dikiranya merupakan sapi.

"Fikar sudah melihat sorot mata, ia kira sorot mata sapi. Sebab, di wilayah itu sapi dilepasliarkan di perkebunan," ungkap Fita.

Alangkah terkejutnya Fikar, saat dekat dan disenter, ternyata sorot mata itu adalah harimau.

"Semakin dekat, saat disenter, ternyata harimau yang sudah siap hendak menerkamnya. Kemudian, Fikar memacu sepeda motornya, bahkan tak peduli mesti nyaris jatuh,” tambah Fita.

Fikar pun berlari menuju pondok penjaga kebun lantas menggedor rumah milik penjaga kebun. Ia mengabarkan kepada dua temannya Imus dan Rafi untuk tetap berada di pondok karena ada harimau.

"Saat berada dalam rumah penjaga kebun, Fikar telfon Imus dan Rafi agar tetap di pondok karena ada harimau," beber Fita.

Tak lama dari itu warga pun ramai ramai mendatangi lokasi di mana Fikar diserang harimau. Warga menemukan banyak jejak harimau, ada yang besar dan kecil, diduga harimau bersama anaknya.

"Kabar adanya harimau membuat warga ramai ramai datang ke lokasi. Di lokasi, warga banyak temukan jejak harimau," tutup Fita.

Sementara itu, Kepala BKSDA Riau Supartono yang mendapati informasi bahwa ada kemunculan harimau di Siak melakukan pengecekan lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintahan desa setempat.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan tidak beraktivitas sendirian dan diutamakan berkelompok saat bepergian ke kebun di seputar lokasi munculnya harimau.

Load More