- Masyarakat dihebohkan dengan video warga tewas dimangsa harimau.
- Disebutkan, peristiwa terjadi di wilayah Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.
- Pihak kepolisian angkat bicara mengenai video yang beredar di WhatsApp.
SuaraRiau.id - Masyarakat Riau dihebohkan dengan beredarnya sebuah video bernarasi seorang pria tewas mengenaskan dengan posisi badan dan kepala terpisah baru-baru ini.
Video viral tersebut beredar secara berantai melalui aplikasi percakapan WhatsApp dengan narasi bahwa korban tewas lantaran dimangsa harimau sumatera di daerah Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.
Kapolsek Kandis Herman Felani menyampaikan hingga saat ini pihaknya tidak pernah mendapatkan laporan tersebut. Dia menduga video itu merupakan editan.
"Tidak ada peristiwa tersebut terjadi di Kandis. Tak ada laporan hingga saat ini. Mungkin itu vidio editan," kata Kapolsek, Senin (26/1/2026) melalui telpon seluler.
Herman meminta agar warga melaporkan ke pihak kepolisian jika mendapati peristiwa yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kondisi Kandis sangat kondusif. Kami meminta agar masyarakat melaporkan jika ada ditemukan situasi yang mengganggu Kamtibmas," katanya.
Herman juga mengimbau agar masyarakat tetap bijak menggunakan media sosial apalagi yang dapat mengganggu Kamtibmas.
"Share dulu baru sharing. Kita di zaman seperti ini harus bijak memilah informasi," tegasnya.
Sementara Kepala BPBD Siak, Novendra Kasmara mengaku pihaknya sudah berkoordinasi lintas instansi dan berbagai pihak terkait beredarnya video seorang pria tewas diduga dimangsa harimau di Kandis.
Dari hasil koordinasi, sambung Novendra, tak ada satupun yang menyebutkan bahwa peristiwa yang bikin warga resah itu terjadi di Siak.
"Saya sudah koordinasi dengan Kecamatan, BBKSDA dan berbagai elemen masyarakat, dan semua menyebutkan peristiwa tersebut tidak ada terjadi di Siak," tegas Novendra.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
Pria di Bengkalis Tersangka Perambahan Hutan 20 Ha, Sebagian untuk Tanam Sawit
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak