- Pemkab Siak menghitung lagi anggaran Beasiswa PKH yang sempat akan disetop.
- Penghitungan beasiswa PKH tersebut dilakukan lantaran sempitnya ruang fiskal.
- Cerita sedih diungkapkan mahasiswa penerima manfaat jika beasiswa dibatalkan.
SuaraRiau.id - Angin segar datang dari Pemkab Siak terkait beasiswa Program Keluarga Harapan (PKH) 2026 yang sempat ditiadakan kini sedang akan dihitung kembali biayanya.
Kabag Kesra Pemkab Siak, Bayhaki menjelaskan sesuai intruksi Bupati Siak Afni Zulkifli, pihaknya sedang menghitung penganggaran beasiswa PKH 2026.
"Sesuai intruksi Buk Bupati beasiswa PKH 2026 sedang diupayakan dianggarkan. Kami sedang menghitungnya," kata Bayhaki, Senin (2/2/2026).
Boy sapaan akrab Kabag Kesra meminta waktu untuk melakukan penghitungan anggaran biaya PKH 2026. Penghitungan anggaran beasiswa PKH tersebut dilakukan lantaran sempitnya ruang fiskal.
Sebab, lanjut Boy, untuk beasiswa PKH ini, tak hanya Uang Kuliah Tunggal (UKT) saja yang ditanggung Pemkab Siak, namun seluruh biaya hidup dan transportasi juga ditanggung.
"Beri kami waktu memprosesnya, nanti kalau sudah selesai, diinformasikan kembali," tambah Boy.
Sementara itu, Sekda Siak Mahadar menyampaikan bahwa beasiswa PKH 2026 akan tetap ada.
"Kalau 2025 kan kita rekrut 89 orang untuk mendapatkan beasiswa PKH, namun untuk 2026 kita hanya merekrut 25 orang, itu hanya di dua unibersitas, yakni PSDKU dan Unilak," jelas Sekda, Senin (2/2/2026).
Mahadar merincikan, untuk beasiswa berprestasi, Pemkab Siak gelontorkan anggaran sebesar Rp10.077.500.000 sementara untuk anggaran beasiswa PKH dan DTSEN Rp24.886.676.000.
Dia pun merinci anggaran tersebut untuk 300 orang sebagai bantuan beasiswa DIII spesifikasi: DIII (bantuan beasiswa untuk mahasiswa umum berprestasi), 6.000 orang untuk bantuan beasiswa S-1/D-IV spesifikasi S1/D- IV (bantuan beasiswa untuk mahasiswa umum berprestasi).
Kemudian 130 orang bantuan beasiswa S2 spesifikasi S2 (bantuan beasiswa untuk mahasiswa umum berprestasi), 15 orang untuk bantuan beasiswa S3 spesifikasi S3 (bantuan beasiswa untuk mahasiswa umum berprestasi), 45 orang untuk bantuan beasiswa suku terasing dengan spesifikasi suku terasing, dan 12 orang untuk mendapatkan bantuan beasiswa untuk mahasiswa hafiz atau hafizoh berasal dari Siak.
"Di tengah sempitnya ruang fiskal hari ini, anggaran beasiswa tetap diadakan, totalnya Rp35 miliar," jelas Mahadar.
Cerita mahasiswa penerima beasiswa PKH
Rahmad (bukan nama sebenarnya) salah seorang mahasiswa penerima manfaat beasiswa PKH mengaku beasiswa itu sangat berarti baginya.
Dikatakannya, sudah 4 semester menjalani kuliah di luar Riau dengan beasiswa PKH.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak