- Mantan Bupati Siak, Arwin bin Ahmad Saruji, meninggal dunia di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
- Mantan Gubernur Riau, Syamsuar, mengenang almarhum sebagai mantan dosen, mentor politik, serta tokoh penting dalam pembangunan Siak.
- Syamsuar yang sedang beribadah umrah di Makkah menyampaikan doa terbaik serta duka mendalam atas kepergian almarhum.
SuaraRiau.id - Kepergian mantan Bupati Siak Arwin bin Ahmad Saruji atau Arwin AS meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak.
Salah satunya mantan Gubernur Riau, Syamsuar yang mengenang almarhum sebagai sosok guru, mentor, sekaligus orang yang berjasa dalam perjalanan hidup dan karier politiknya.
Syamsuar mengaku sangat kehilangan sosok Arwin AS.
Bahkan, saat sedang menunaikan ibadah umrah bersama keluarga di Tanah Suci Makkah, ia terus memanjatkan doa untuk kesembuhan mantan atasannya tersebut.
Namun, takdir berkata lain. Arwin AS meninggal dunia pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 07.28 WIB di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru.
"Kami sekeluarga dari Tanah Suci sudah berusaha mendoakan kesembuhan Bang Arwin, namun Allah mentakdirkan lain," jelas Syamsuar.
Syamsuar mengungkapkan, sebelum berangkat umrah, dirinya sempat berpamitan dengan Arwin. Selama almarhum menjalani perawatan, ia juga berusaha menyempatkan diri menjenguk, baik ketika dirawat di rumah maupun di rumah sakit.
Sehari sebelum Arwin meninggal dunia, Syamsuar bahkan menerima telepon dari Riki Arwin, putra almarhum.
Dalam percakapan tersebut, Riki mengabarkan kondisi kesehatan ayahnya sekaligus meminta Syamsuar mendoakan kesembuhannya dari Tanah Suci.
Bagi Syamsuar, hubungan dengan Arwin bukan sekadar hubungan antartokoh politik. Keduanya telah saling mengenal jauh sebelum bersama-sama memimpin Kabupaten Siak.
Arwin merupakan dosen Syamsuar ketika masih mengajar di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN). Hubungan guru dan murid tersebut kemudian berlanjut ke dunia pemerintahan.
Syamsuar pernah mendampingi Arwin sebagai Wakil Bupati Siak pertama. Keduanya menjadi pasangan kepala daerah pada periode awal pemerintahan Kabupaten Siak.
Perjalanan politik mereka pun tidak selalu berjalan dalam satu barisan.
Setelah pernah bersama memimpin Siak, Syamsuar dan Arwin sempat berhadapan dalam kontestasi Pilkada Siak. Dalam pemilihan tersebut, Arwin kembali terpilih untuk periode kedua.
Meski sempat menjadi rival politik, hubungan keduanya tetap terjaga. Setelah menyelesaikan masa jabatannya, Arwin justru memberikan dukungan kepada Syamsuar saat maju sebagai calon Bupati Siak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak
-
Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla
-
Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak
-
Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah