- Pemprov Riau membahas pengelolaan pertambangan rakyat di Kuansing.
- Masyarakat bisa menambang secara formal, namun alam tetap harus terjaga.
- Selama ini banyak warga yang melakukan penambangan tanpa izin.
SuaraRiau.id - Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto bersama Forkopimda membahas Pengelolaan Pertambangan Rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin (19/1/2026).
Rapat yang dihadiri secara virtual oleh Bupati Kuansing ini guna menyamakan langkah dalam pengelolaan tindak lanjut pertambangan ilegal di kabupaten tersebut.
"Pagi ini kami bersama Forkopimda dan Bupati Kuansing menindaklanjuti perkembangan pertambangan yang ada di Kuantan Singingi," kata SF Hariyanto.
Plt Gubri menyampaikan, kegiatan pertambangan rakyat di Kuansing masih banyak yang belum memiliki izin atau dinamai Praktik Pertambangan Tanpa Izin (PETI).
Dalam rapat tersebut, Pemprov Riau menekankan pentingnya pengelolaan pertambangan emas yang selaras dengan kelestarian lingkungan.
Sungai Kuantan disebut sebagai aset vital yang harus tetap terjaga meskipun aktivitas pertambangan berlangsung.
"Meski ada kegiatan pertambangan, Sungai Kuantan harus tetap bersih dan tidak terganggu," tegas SF Hariyanto saat rapat berlangsung.
Sementara Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyoroti isu kebersihan Sungai Kuantan tidak hanya menjadi perhatian saat agenda besar seperti Pacu Jalur.
Kapolda menekankan pentingnya keadilan, baik bagi masyarakat agar bisa menambang secara formal dengan menjaga alam.
Irjen Herry menjelaskan bahwa pengelolaan pertambangan harus memperhatikan dampak lingkungan, terutama pertambangan emas dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah dan aparat.
"Setelah ini akan dikeluarkan perda dan bersama-sama kita mendesain bersama Pak Gubernur, dan yang lainnya, upaya agar masyarakat bisa menambang dengan baik, dengan benar dan formal, tidak perlu curi-curi," terang dia.
Lebih lanjut, Herry menegaskan bahwa sumber daya alam digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Untuk itu, kelestarian alam harus tetap dijaga dalam prosesnya.
"Kita harus berkomitmen bukan hanya untuk ekonomi rakyat, tetapi juga menjaga kekayaan alam dan melestarikan alam di sana," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai
-
Antrean Solar Mengular, Polisi Temukan Gudang Penimbunan BBM di Pekanbaru
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing