- Pemprov Riau akan membuka seleksi 90 formasi tenaga kesehatan pada pekan depan melalui skema BLUD.
- Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyatakan perekrutan dilakukan untuk mengatasi peningkatan kebutuhan tenaga perawat dan apoteker.
- Tenaga kesehatan baru tersebut akan disebar ke fasilitas kesehatan guna mengoptimalkan mutu pelayanan medis bagi masyarakat.
SuaraRiau.id - Sebanyak 90 tenaga keperawatan dibutuhkan melalui mekanisme Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di fasilitas kesehatan daerah wilayah Riau.
Untuk itu, Pemprov Riau segera membuka kesempatan lowongan perawat, termasuk apoteker untuk bergabung di fasilitas kesehatan daerah.
Sebanyak 90 formasi disiapkan melalui mekanisme Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dengan pengumuman seleksi dijadwalkan mulai pekan depan.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyatakan bahwa rekrutmen skema kontrak BLUD tersebut dijadwalkan mulai pekan depan.
"Insya Allah rencananya mulai pekan depan perekrutan sudah diumumkan," katanya, Kamis (23/7/2026).
Menurut SF Hariyanto, langkah itu diambil untuk mengatasi kebutuhan tenaga perawat yang terus bertambah di rumah sakit maupun puskesmas berstatus BLUD.
Ia menjelaskan, tenaga yang diterima nantinya akan disebar ke berbagai fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan masing-masing.
Para perawat akan memperkuat pelayanan langsung kepada masyarakat, mulai dari layanan keperawatan, pemeriksaan kesehatan, hingga mendukung pelayanan medis di unit-unit kesehatan.
SF Hariyanto mengungkapkan, kebutuhan tenaga kesehatan di Riau terus bertambah seiring berkembangnya layanan kesehatan pemerintah dan meningkatnya jumlah penduduk.
Karena itu, pola pengelolaan BLUD dinilai menjadi solusi agar fasilitas kesehatan dapat memenuhi kebutuhan sumber daya manusia secara lebih cepat tanpa harus menunggu mekanisme rekrutmen ASN.
"Kebutuhan tenaga perawat di Riau terus meningkat seiring ekspansi layanan kesehatan di daerah dan pertumbuhan penduduk," ujarnya
SF Hariyanto, proses rekrutmen akan diumumkan melalui kanal resmi Pemprov Riau sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi secara terbuka.
Penambahan tenaga kesehatan tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas rumah sakit yang telah dibenahi, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Riau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau
-
Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby
-
'Aktivis' di Pekanbaru Peras Rp35 Juta Manfaatkan Pemberitaan, Praperadilan Ditolak
-
Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen
-
BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 92W, Masyarakat Diminta Waspada Dampaknya