- Sebanyak 821 orang melamar menjadi calon Kepala Sekolah di Riau.
- Pelamar tersebut nantinya akan mengisi 69 jabatan kepala sekolah.
- Setelah lulus administrasi, panitia seleksi akan melakukan verifikasi berkas.
SuaraRiau.id - Sebanyak 821 orang melamar menjadi Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SMA/SMK Negeri se-Riau yang akan mengisi jabatan untuk 69 sekolah yang saat ini masih diisi oleh Plt Kepsek.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan dari 821 orang tersebut 12 orang memiliki sertifikat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS), dan sisanya 809 tidak memiliki BCKS, namun bisa menjadi kepala sekolah.
"Namun, yang tidak memiliki sertifikat tetap diterima dan nantinya akan diverifikasi kembali berkas calon kepala sekolah yang mendaftar," ujar Erisman, Rabu (14/1/2026).
Erisman menuturkan, guru yang memiliki BCKS, tentunya mendapatkan nilai plus karena memiliki sertifikasi yang diperoleh guru setelah mengikuti pelatihan dan seleksi untuk menjadi kepesek. Sehingga guru tersebut telah memilik pengalaman untuk menjadi kepsek.
Menurutnya, hal ini membuktikan kompetensi manajerial dan profesional dalam kepemimpinan pendidikan, sering kali terkait erat dengan program Guru Penggerak dan diatur oleh Kemendikbudristek.
Setelah dinyatakan lulus administrasi panitia seleksi akan melakukan verifikasi berkas. Seluruh berkas yang masuk akan diverifikasi mulai tanggal 13-30 Januari 2026.
Bagi peserta yang memenuhi syarat dan mendapat penilaian dari tim Pansel, selanjutkan akan diumumkan hasil seleksi melalui ruang GTK.
"Untuk penilaian dilakukan oleh Pansel, itu ada tim pertimbangan yang diketuai oleh Sekdaprov. Setelah seluruh berkas diverifikasi dan mendapatkan panilaian okeh tim pertimbangan, baru diumumkan siapa saja yang akan diangkat sebagai kepala sekolah. Tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Erisman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Heboh Warga Geruduk Minta Hentikan Renovasi Gereja HKBP di Indragiri Hulu
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Rabu 4 Maret 2026
-
Pendaftaran SMA Plus Riau Cs Dibuka, Diklaim Tak Ada 'Jalur Titipan'
-
Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin Dimulai Oktober 2026
-
Dikawal Tentara, Kejaksaan Geledah Kantor ULP Siak