- Tengku Buwang Asmara merupakan raja kedua dari Kerajaan Siak.
- Buwang Asmara belum ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional di tahun 2025.
- Pada 2026, Raja Buwang Asmara akan diajukan lagi menjadi Pahlawan Nasional.
SuaraRiau.id - Nama Buang Asmara raja kedua dari Kerajaan Siak tak masuk dalam penetapan anugerah sebagai Pahlawan Nasional belum lama ini.
Kepala Dinas (Kadis) Sosial Wan Idris mengatakan, tidak ditetapkannya Buwang Asmara menjadi Pahlawan Nasional lantaran dinilai kurang memiliki bukti kuat dalam perjuangan melawan kolonialisme untuk Nusantara.
"Bukti bukti perjuangan Buwang Asmara di Selat Guntung dan Selat Malaka dalam melawan kolonial memang harus diperdalam lagi," katanya, Rabu (19/11/2025).
Wan Idris menyampaikan, pihaknya akan kembali melakukan kajian-kajian untuk memperdalam bagaimana Raja Buwang Asmara memiliki kontribusi besar untuk Nusantara dalam melawan kolonialisme.
"Tahun 2026 nanti, kita akan kembali melakukan kajian yang mendalam tentang bagaimana perjuangan Raja Buwang Asmara melawan kolonialisme," tambahnya.
Wan Idris juga menjelaskan pada 2027 akan kembali mengajukan agar Raja Buwang Asmara ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Dia mengaku selama memperjuangkan agar Tengku Buwang Asmara, Pemkab Siak sudah merogoh kocek hampir Rp500 juta dari APBD.
"Dari APBD Rp500 juta, ada juga tambahan anggaran dari CSR dalam membiat seminar-seminar," bebernya.
Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan 10 tokoh menjadi Pahlawan Nasional di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta pada Senin (10/11/2025).
Kesepuluh tokoh tersebut yakni, KH Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur (Pahlawan dengan perjuangan politik dan pendidikan Islam, Jenderal Besar TNI HM Soeharto dari Jawa Tengah (Pahlawan bidang perjuangan), Marsinah dari Jawa Timur (Pahlawan bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan) dan Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja dari Jawa Barat (Pahlawan dalam bidang perjuangan hukum dan politik).
Kemudian Hajjah Rahmah El Yunusiyyah dari Provinsi Sumatera Barat (Pahlawan bidang perjuangan pendidikan Islam), dan Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dari Jawa Tengah (Pahlawan bidang perjuangan bersenjata) serta Sultan Muhammad Salahuddin dari Nusa Tenggara Barat (Pahlawan bidang perjuangan pendidikan dan diplomasi).
Lalu Syaikhona Muhammad Kholil dari Jawa Timur (Pahlawan bidang perjuangan pendidikan Islam), Tuan Rondahaim Saragih dari Sumatera Utara (Pahlawan bidang perjuangan bersenjata) dan Zainal Abidin Syah dari Provinsi Maluku Utara (Pahlawan bidang perjuangan politik dan diplomasi).
Rekam Jejak Perjuangan Tengku Buwang Asmara
Tengku Buwang Asmara yang bergelar Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah ini benar-benar melakukan perlawanan terhadap penjajahan Belanda.
Hal itu terbukti terjadinya Perang Guntung semasa Kerajaan Siak dipimpin Raja Buwang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Jangan Sampai Ciptakan Kepanikan Petani Sawit
-
Bareskrim Polri Selidiki Blackout Sumatera, Bawa Barang Bukti ke Puslabfor
-
Sopir Truk MinyaKita Tewas Diikat, Kepala Dilakban Ternyata Dihabisi Rekan