- Dugaan gratifikasi dan mafia tanah menyeret oknum BPN Pekanbaru
- Ratusan warga dikabarkan akan menggelar aksi di BPN Pekanbaru
- Hal tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap kasus pertanahan
SuaraRiau.id - Dugaan gratifikasi dan adanya mafia tanah menyeret oknum di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru.
Buntut dari itu, ratusan warga akan menggelar aksi damai sebagai protes untuk memberantas dugaan gratifikasi dan mafia tanah di Kantor BPN Pekanbaru pada Rabu (8/10/2025).
Hal ini disampaikan Perwakilan Keluarga H Masrul, Hendra Zainal didampingi Kuasa Hukumnya, Tumpal Hamonangan Lumban Tobing dalam agenda konferensi pers, Selasa (7/10/2025).
"Kami sebagai warga Kota Pekanbaru merasa terzalimi karena tanah kami yang memiliki kekuatan hukum saja bisa disengketakan oleh oknum BPN," katanya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Hendra menjelaskan, aksi ini diharapkan menjadi pelopor bagi publik dan aparat penegak hukum, untuk menindaklanjuti kasus-kasus pertanahan di Kota Pekanbaru.
"Ini adalah bentuk perlawanan kami kepada mafia tanah," jelasnya.
Hendra menyampaikan jika mungkin saja selama ini ada yang mengalami masalah yang sama. Yakni tanahnya tiba-tiba diklaim oleh orang lain padahal surat-surat yang dipegang sudah lengkap dan berkekuatan hukum.
"Kami menduga ada permainan oknum, terutama oknum Doni Cs," tegas dia.
Dalam aksi damai, ia menegaskan pihaknya akan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kepala BPN Pekanbaru, Doni, bersama dua anak buahnya.
Pasalnya, Doni Cs diduga menerima gratifikasi dari PT HM Sampoerna terkait kepemilikan lahan yang masih dalam sengketa dengan H. Masrul.
"Tanah kita seluas 49 hektare di kawasan Arifin Ahmad itu berkekuatan hukum, kita punya berkas-berkas legal, sertifikatnya. Tetapi, sekarang tanah itu justru bersengketa karena BPN melakukan PK atas tanah tersebut. Kita menduga ada gratifikasi di sini yang juga melibatkan PT HM Sampoerna," tutur Hendra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Pekanbaru Resmi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November 2026
-
4 Rekomendasi Eyeliner Murah dan Bagus yang Tahan Lama Seharian
-
Jadi Pemasok, Bendahara PAN Pelalawan Ikut Pesta Narkoba Bareng Anak Bupati
-
Anak Pejabat Riau Positif Ganja gegara Hirup Asap di Toilet, Cuma Direhabilitasi
-
Anak Bupati di Riau dan Selebgram Jalani Rehabilitasi usai Ditangkap Pesta Narkoba