SuaraRiau.id - Ketua Umum Panitia Pacu Jalur 2025, Werry Ramadhana Putera memastikan jika Rayyan Arkan Dikha (11) dipastikan akan tampil di Festival Pacu Jalur Nasional 2025 pada Agustus mendatang.
Dikha merupakan anak Pacu Jalur yang viral dengan gerakan Aura Farming yang kemudian menjadi sorotan mancanegara.
Werry mengungkapkan bahwa kehadiran Dikha tidak hanya menjadi sorotan publik, tapi juga ikut mendorong popularitas pacu jalur hingga mendunia.
"Sejak video Dikha viral, kami sangat terbantu dari sisi promosi. Bahkan beberapa sponsor mulai melirik Pacu Jalur karena sosoknya," ujarnya Kamis (10/7/2025).
Werry menyebut Dikha akan bergabung dengan jalur asal kampung halamannya, Tuah Kogji Dubalang Rajo, mewakili Desa Pintu Gobang Kari, Kuantan Singingi (Kuansing).
Tak berhenti di situ, Werry juga menyebut bahwa Kementerian Kebudayaan hingga stasiun televisi nasional telah menghubungi panitia untuk menghadirkan Dikha di berbagai agenda budaya.
"Ini fenomena unik. Budaya lokal bisa jadi magnet nasional dan internasional lewat ekspresi tulus dari seorang anak," tambahnya.
Pacu Jalur, tradisi yang digelar tiap Agustus untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan, tahun ini diprediksi akan diikuti lebih dari 240 jalur dari berbagai daerah.
Tahun ini, Panitia Pacu Jalur Nasional 2025 tak hanya menjanjikan hadiah uang tunai hingga Rp150 juta untuk para pemenang, tapi juga mengusulkan kembalinya hadiah tradisional, hewan ternak.
Baca Juga: Aura Farming Dikha, si Anak Pacu Jalur yang Bikin Budaya Riau Dikenal Dunia
Event budaya tahunan ini diperkirakan akan mencetak perputaran uang lebih dari Rp75 miliar selama lima hari pelaksanaannya pada 20-25 Agustus 2025 mendatang.
Dengan ramainya penonton dan sorotan media, Festival Pacu Jalur kian menjelma jadi ikon pariwisata budaya Melayu Riau.
Panitia juga telah menjalin komunikasi aktif dengan Kemenparekraf, Kemendikbudristek, dan Kemenlu dalam rangka menyambut kehadiran wisatawan asing yang diperkirakan ikut menyaksikan langsung pertandingan bergengsi ini.
Dari gerak togak luan ke layar nasional, Dikha bukan hanya membawa Tuah Kogji Dubalang Rajo ke panggung utama, tapi juga membawa semangat baru bagi tradisi tua yang terus hidup dan berkembang. Tepian Narosa pun bersiap menyambut bocah kecil dengan aura besar.
Berita Terkait
-
6 Potret Rayyan Pacu Jalur Ketemu Marc Marquez di Mandalika, Dapat Hadiah Istimewa
-
Marco Bezzecchi Rajai Sprint Race, Bocah Pacu Jalur Dapat Sepatu Marc Marquez
-
Rayakan Bangunan Terbakar, Pendemo di Nepal Joget Pacu Jalur
-
CEK FAKTA: Benarkah Rayyan "Pacu Jalur" Viral Meninggal Dunia 28 Agustus 2025?
-
PUBG Mobile Ikut Viralkan Tradisi Pacu Jalur
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Sapi Kurban Presiden untuk Warga Pekanbaru Punya Berat Capai 907 Kg
-
BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Kinerja Solid & Komitmen ke Pemegang Saham
-
Alasan UMKM Lokal Siak Batal Dilibatkan di Proyek Seragam Gratis Rp7 Miliar
-
Batal Dapat Proyek Seragam Gratis, Penjahit di Siak: Janji Cuma Harapan Palsu
-
Tabrakan Minibus vs Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Dua Meninggal