Dia menegaskan, kondisi TPS harus selalu dalam keadaan terkendali dan tidak boleh ada sampah yang meluber ke jalan.
Agung juga memberikan arahan kepada operator kebersihan agar bekerja lebih optimal dalam mengangkut sampah di lokasi-lokasi yang rentan menjadi tempat pembuangan liar.
Meskipun TPS yang disidak berada dekat dengan perbatasan Kabupaten Kampar, Agung tetap ingin memastikan kebersihan di area tersebut.
Hal ini karena lokasinya berada di akses utama Pekanbaru dan kerap menjadi sorotan warga yang melintas.
"Kita tidak ingin ada tumpukan sampah yang meluber ke bahu jalan dan mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, saya juga minta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) agar lokasi ini segera ditimbun tanah dan ditanami bunga supaya tidak dijadikan TPS liar lagi," jelasnya.
Agung juga menegaskan perlunya koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kampar agar masalah sampah di perbatasan ini dapat diatasi secara bersama-sama.
Menurutnya, penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melibatkan kerja sama antarwilayah.
Selain itu, Agung juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan ikut serta menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.
Baca Juga: Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
"Kita harus bersama-sama menjaga kebersihan kota ini. Masyarakat harus disiplin dalam membuang sampah, dan kami dari pemerintah akan terus berupaya memastikan pengelolaan sampah berjalan optimal," tegas Agung Nugroho.
Dalam sidak ini, Agung turut didampingi Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Asisten I Setdako Pekanbaru, Masykur Tarmizi, serta Plt Kepala DLHK Pekanbaru, Syamsuwir, beserta jajaran.
Tag
Berita Terkait
-
BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas
-
Sekretariat DPRD DKI Jakarta Sosialisasi Pilah Sampah
-
Mengapa Kampanye Pilah Sampah Sering Gagal? Pelajaran dari Model Tiga Pilar Get Plastic
-
Darurat Sampah Indonesia 2026: Mengapa Cara Lama Kita Sudah Tak Lagi Relevan?
-
Bukan Sekadar Daur Ulang! Ini Strategi Baru Menekan Sampah Sebelum Menjadi Limbah
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Pemkab Siak Sewa Mobil Dinas Rp8 Miliar, tapi Ada yang Janggal
-
Segera Dibuka, Berikut Link SPMB Tingkat SD dan SMP di Pekanbaru