Eko Faizin
Jum'at, 04 April 2025 | 19:24 WIB
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan. [Twitter]

Dia menegaskan, kondisi TPS harus selalu dalam keadaan terkendali dan tidak boleh ada sampah yang meluber ke jalan. 

Agung juga memberikan arahan kepada operator kebersihan agar bekerja lebih optimal dalam mengangkut sampah di lokasi-lokasi yang rentan menjadi tempat pembuangan liar.

Meskipun TPS yang disidak berada dekat dengan perbatasan Kabupaten Kampar, Agung tetap ingin memastikan kebersihan di area tersebut. 

Hal ini karena lokasinya berada di akses utama Pekanbaru dan kerap menjadi sorotan warga yang melintas.

"Kita tidak ingin ada tumpukan sampah yang meluber ke bahu jalan dan mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, saya juga minta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) agar lokasi ini segera ditimbun tanah dan ditanami bunga supaya tidak dijadikan TPS liar lagi," jelasnya.

Agung juga menegaskan perlunya koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kampar agar masalah sampah di perbatasan ini dapat diatasi secara bersama-sama. 

Menurutnya, penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melibatkan kerja sama antarwilayah.

Selain itu, Agung juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan ikut serta menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.

Baca Juga: Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran

"Kita harus bersama-sama menjaga kebersihan kota ini. Masyarakat harus disiplin dalam membuang sampah, dan kami dari pemerintah akan terus berupaya memastikan pengelolaan sampah berjalan optimal," tegas Agung Nugroho.

Dalam sidak ini, Agung turut didampingi Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Asisten I Setdako Pekanbaru, Masykur Tarmizi, serta Plt Kepala DLHK Pekanbaru, Syamsuwir, beserta jajaran.

Load More