Eko Faizin
Jum'at, 04 April 2025 | 19:24 WIB
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan. [Twitter]

SuaraRiau.id - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan bahwa pembayaran retribusi sampah sudah menerapkan non-tunai.

Masyarakat bisa langsung membayar secara transfer ke rekening daerah. Jika ada oknum yang meminta retribusi sampah menggunakan karcis atau secara tunai supaya melaporkan ke Pemkot Pekanbaru atau pihak kepolisian.

"Jika masih ada yang memungut retribusi sampah, datang ke ruko mengatasnamakan THL (Tenaga Harian Lepas), laporkan kepada kami," ujar Agung, Jumat (4/4/2025). 

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. [pekanbaru.go.id]

Wali Kota mengungkapkan meminta retribusi sampah secara tunai merupakan satu bentuk pungutan liar (pungli) dan bisa diproses secara hukum. Maka dari itu, pembayaran menggunakan non tunai ini sudah diterapkan sejak beberapa waktu lalu. 

"Jadi tidak ada lagi pungutan itu yang pakai karcis, semua sudah elektronik," ujar Agung. 

Warga saat ini sudah bisa membayar retribusi sampah dilakukan secara non tunai melalui lewat rekening 107.02.00191 (BRK Syariah) dan 134 1589 793 (BNI).

Pemkot Pekanbaru juga tengah mengevaluasi pengelolaan sampah. Wako Pekanbaru mengingatkan agar operator bisa mengoptimalkan pengangkutan sampah. 

Agung tidak ingin ada lagi sampah yang menumpuk di TPS. Dia juga memimpin langsung upaya penutupan TPS liar Jalan Soekarno Hatta kemarin.

Pimpin pembersihan sampah

Baca Juga: Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga memimpin langsung pembersihan sampah di hari keempat lebaran Idul Fitri 1446 H.

Agung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di Jalan Soekarno Hatta Ujung, Kamis (3/4/2025). 

Dia tak hanya memantau, tetapi turun langsung memastikan sampah diangkut agar tidak menumpuk dan mengganggu estetika kota.

Agung juga memerintahkan jajarannya untuk menutup TPS sampah liar.  Pasalnya, lebaran kerap menjadi momen meningkatnya volume sampah di berbagai titik kota, terutama di TPS-TPS utama.

Agung ingin memastikan kebersihan tetap terjaga meskipun masyarakat masih dalam suasana libur Idul Fitri.

"Saat ini kita sidak salah satu TPS di perbatasan Pekanbaru dan Kampar, di ujung Kecamatan Sidomulyo Barat. Saya ingin memastikan sampah yang menumpuk segera diangkut dan tidak dibiarkan berlarut-larut," terang Agung Nugroho. 

Load More