SuaraRiau.id - Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto akhirnya mendapatkan 'tiket' dari DPP PDI Perjuangan untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Riau 2024.
Penyerahan Surat Keputusan Dukungan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta pada Rabu (14/8/2024).
SF Hariyanto maju sebagai Calon Wakil Gubernur Riau dengan pasangannya, Abdul Wahid sebagai Calon Gubernur Riau, yang merupakan Ketua PKB Riau.
Di sisi lain, Pengamat Politik Adlin Sambuaga mengatakan, ada pelanggaran etik yang dilakukan SF Hariyanto saat 'lalu-lalang' di kancah politik sebelum mengundurkan diri.
"Mungkin sebelum mengajukan pengunduran diri, ya mungkin melanggar etik. Tetapi jika sudah mengajukan mundur, ada celah pula jika Mendagri lambat mencari pengganti," katanya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Demi melancarkan jalan menuju panggung Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau, pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto berhasil mendapatkan dukungan dari PDIP dan NasDem. Dukungan tersebut, keduanya diterima pada Rabu 14 Agustus 2024.
"Karena beliau sudah mengundurkan diri. Kita masyarakat tentu berharap Kemendagri mempercepat pelantikan penggantinya," jelas Adlin.
Diketahui, SF Hariyanto sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sebelumnya menyangkal bahwa dirinya sudah mengajukan pengunduran diri kepada Kemendagri hingga 19 Juli, sesuai waktu yang di-deadline.
Namun, pernyataan tersebut sempat dibantah oleh pasangannya Abdul Wahid belum lama ini. Abdul Wahid mengatakan bahwa SF sudah mengajukan surat pengunduran diri sesuai imbauan Kemendagri.
Baca Juga: PDIP Umumkan Calon Kepala Daerah di Pilkada Riau 2024, Ini Nama-namanya
Berita Terkait
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka
-
Terjaring OTT Proyek Daerah, Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Keluarga di Rokan Hulu Kehilangan Segalanya Gegara Dituduh Bandar Narkoba
-
Geger Santriwati Melahirkan, Diduga Dicabuli Oknum Pimpinan Pesantren di Kuansing
-
KPK Geledah Dinas Perkebunan Kuansing Terkait Pelepasan Kawasan Hutan
-
Geledah Kantor DPRD Kuansing, KPK Ungkap Alasannya
-
Kasus Bupati Kuansing Seret Menhut, KPK Usut Dugaan Korupsi Program TORA