SuaraRiau.id - PDI Perjuangan resmi mengumumkan nama-nama calon bupati dan calon wakil bupati, serta calon wali kota dan calon wakil wali kota yang diusung dalam Pilkada 2024.
Sejumlah nama bakal calon mendapat Surat Keputusan (SK) Dukungan untuk bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Riau yang digelar serentak November mendatang.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membacakan langsung nama-nama calon kepala daerah yang diusung partai berlambang banteng ini di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (14/8/2024).
"Dari total 305 daerah tersebut, pertama, terdapat 5 calon gubernur dan 6 calon wakil gubernur yang berasal dari PDI Perjuangan," ungkap Hasto dikutip dari Antara.
Bukan hanya itu, ada ratusan kader PDIP yang juga menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah baik tingkat kabupaten maupun kota.
"Kedua, dari 292 kabupaten/kota, terdapat 141 calon kepala daerah dan 103 calon wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan," katanya.
Sosok pasangan bakal calon bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota yang diusung PDIP di Pilkada Riau 2024 yakni bakal calon Wakil Bupati Kampar, Misharti dan Mimi Lutmila, Bupati Meranti, H Asmar dan Mahmuzin.
Lalu bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti - Kharisman Risanda, Wali kota dan Wakil Wali kota Dumai, Reza Pahlepi - Almanis Dan Fuad Santoso serta Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu, Wahyu Adi - Suhardi.
Sebelumnya, Hasto juga mengumumkan 13 pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung PDIP pada Pilkada 2024.
Baca Juga: Kata Syamsuar soal Golkar Riau di Pilgub Pasca Airlangga Hartarto Mundur
Adapun 13 provinsi itu diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Maluku, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua hingga Papua Barat Daya.
Adapun pengumuman ini disampaikan di hadapan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan jajaran PDIP di antaranya Bendahara Umum DPP PDIP Olly Dondokambey, serta Ketua DPP PDIP diantaranya Basuki Tjahja Purnama, Deddy Sitorus, Komarudin Watubun, Eriko Sotarduga dan lainnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu