SuaraRiau.id - Media sosial diramaikan dengan video yang menampilkan seorang wanita menampar bocah perempuan. Peristiwa ini disebut terjadi di Kecamatan Kubu, Rokan Hilir.
Aksi penganiayaan tersebut juga disaksikan sejumlah orang yang diduga rekan-rekan korban. Akibat pukulan dan tamparan itu mengakibatkan bibir korban terluka hingga berdarah.
Setelah ditelusuri, diketahui korban dugaan penganiayaan tersebut ialah seorang bocah SMP berinisial A (13). Tamparan bertubi-tubi diterimanya dari U (16). Terduga pelaku U menuduh korban ingin merebut suaminya, P.
Korban mengaku peristiwa tersebut terjadi pada awal Juli lalu.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan di Tempat Hiburan Pekanbaru Belum Ditangkap
Ia yang awalnya pergi dengan temannya, diajak ke arah SMA 3 Kubu. Sesampai di sana, ia tak menyangka akan menerima bentakan hingga pukulan dari U.
Melihat hal itu, temannya pun mengambil video secara sembunyi-sembunyi.
"Tak cuma U, temannya juga ikut mukulin," jelas korban dikonfirmasi Antara, Selasa (6/8/2024).
Selain itu, A yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP ini mengaku juga tidak mengetahui bahwa P sudah memiliki istri dan anak. Sehingga ia pun tak menyangka tiba-tiba U mempermasalahkan hal tersebut.
Imbas tersebarnya video tersebut, A mengaku kerap mendapatkan ejekan dari teman-teman di sekolahnya. Ia dicap sebagai perempuan yang merebut suami orang.
Baca Juga: Sadisnya Pria di Riau, Perkosa lalu Tenggelamkan Pacar ke Parit hingga Tewas
Hingga saat ini diketahui Polsek Kubu telah meminta keterangan para saksi, korban maupun terduga pelaku.
"Kemarin sudah dua kali dimintai keterangan ke Polsek. U sama keluarganya juga datang. Mereka marah-marah," terangnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Seorang Pria Paruh Baya Diciduk Polisi Usai Lalukan Rudapaksa Terhadap Anak SMP
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
ART Dianiaya Majikannya di Jakarta, Luka Lebam Korban Dicurigai Keluarga usai Mudik ke Kampung
-
Apa itu NLP? Rahasia Parenting Ayah Arra, Bocil Viral yang Jadi Sorotan
-
Samson Tewas Dianiaya, Ini Alasan Para Tersangka Tak Ditahan Polisi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Silaturahmi ke Rumah Syamsuar, Gubri Wahid: Saya Minta Tunjuk Ajar
-
5 Tahun Tak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN
-
Gubri Abdul Wahid Ungkap Rencana Hadapi 'Badai' Efisiensi Anggaran
-
Polda Riau Ungkap Penyebab Penikaman Polisi hingga Berujung Maut
-
BRImo Siap Mendukung Transaksi Selama Libur Lebaran 2025 Seru dan Mudah!