SuaraRiau.id - Penganiayaan berujung tewasnya Ridwan Hutasoit, pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM) Boy Bistro Jalan Kuantan Raya, Pekanbaru saat ini masih menjadi misteri.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karbianto mengungkapkan kasus tersebut masih dalam penyelidikan.
"Masih Penyelidikan," katanya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin, 29 Juli 2024.
Polisi saat ini masih belum menangkap pelaku pembunuhan di tempat hiburan Jalan Kuantan Raya, Kecamatan Limapuluh pada Jumat (26/7/2024) tersebut. Dalam peristiwa itu, dikabarkan terdengar suara tembakan senjata api.
Namun, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jeki Rahmat Mustika dan Kasatreskrim Kompol Bery Juana Putra, belum memberikan tanggapan terkait perkembangan kasus ini.
Sebelumnya, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan bahwa korban sebelumnya terlibat perkelahian di parkiran Boy Bistro Pekanbaru.
"Tidak ada keterlibatan polisi dan itu bukan penikaman tapi perkelahian sesama pengunjung," sebut Bery.
Bery menyebut jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani otopsi usai dinyatakan meninggal dunia.
Lanud RSN bantah TNI AU terlibat
Sementara Kapentak Lanud Roesmin Nurjadin (RSN), Letkol Sus Edison, membantah adanya keterlibatan anggotanya dalam pada keributan yang terjadi di THM tersebut.
Baca Juga: 78 Pak Ogah Dilatih Ditlantas Polda Riau buat Bantu Atur Lalu Lintas
Menurut Letkol Edison, keributan yang terjadi di THM yang menyebabkan Ridwan Hutasoit meninggal dunia, dipicu keributan sesama warga sipil.
"Informasi sementara, tidak ada keterlibatan anggota TNI AU saat keributan di THM di Jalan Kuantan Raya," ujarnya, Senin (29/7/2024).
Edison juga mengatakan pihaknya sudah mengkonfirmasi langsung ke pihak manager THM dan memastikan tidak ada anggota TNI AU.
"Kami sudah pastikan tidak ada keterlibatan anggota. Kami juga telah meminta keterangan dari manager THM Boy Bistro," tegas dia.
Sebelumnya, beredar informasi adanya keterlibatan oknum pada insiden pembunuhan dan pengeroyokan di THM Boy Bistro.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap
-
Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Rabu 25 Februari 2026
-
Daftar Harga Sawit Mitra Plasma Riau Periode 25 Februari-3 Maret 2026
-
Viral Video Bocah di Pekanbaru Diduga Dipukuli Oknum Polisi
-
Tambahan 15 Ton Garam Semai untuk Operasi Hujan Buatan di Riau
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026