SuaraRiau.id - Aji Santoso resmi menjadi pelatih PSPS Riau di Liga 2 Indonesia musim 2024-2025 mendatang. Legenda Timnas Indonesia tersebut menggantikan Ridwan Saragih yang kontraknya tidak diperpanjang manajemen PSPS lagi.
Sekretaris PSPS Riau, M Teza menyampaikan resmi penunjukan Aji Santoso sebagai pelatih klub berjuluk Askar Bertuah tersebut.
"Aji Santoso resmi menjadi pelatih PSPS Riau menggantikan M Ridwan Saragih," ujar Teza dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (9/6/2024).
Teza mengungkapkan keoptimisannya terkait mantan juru taktik Timnas Indonesia U-23 untuk menargetkan PSPS Riau lolos ke liga 1 musim depan.
"Bapak Aji Santoso memiliki target lolos ke Liga 1 musim depan," ungkapnya.
Peresmian Aji Santoso dan perkenalan dengan awak media akan dilakukan di Hotel Grand Elite pada Senin 10 Juni 2024.
Profil Aji Santoso
Aji Santoso merupakan pelatih sepakbola kelahiran Malang, Jawa Timur pada 6 April 1970. Ia sebelumnya menangani Persebaya Surabaya, Persema Malang dan Persisam Putra Samarinda.
Ia adalah mantan pemain Arema Malang, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Persema Malang, dan Timnas Indonesia. Sebagai pemain sepakbola, Aji Santoso berposisi sebagai pemain belakang khususnya pada sektor kiri.
Mengutip laman Wikipedia, Aji Santoso yang berposisi sebagai bek kiri dalam bermain juga aktif dalam membantu serangan.
Baca Juga: Sosok Calon Pelatih PSPS Riau, Nama Aji Santoso Mencuat
Dia pernah ditunjuk menjadi pelatih mantan klub semasa dia bermain, Persebaya Surabaya untuk babak play off Liga Super Indonesia 2009. Sebelum menangani Persebaya ia juga mengarsiteki Persik Kediri.
Aji ditunjuk untuk membina pemain Persebaya FC sejak awal musim 2017. Di sisa musim kompetisi Liga 1 2019, Aji Santoso ditunjuk kembali menjadi pelatih kepala untuk Persebaya.
Sebelumnya, Aji Santoso juga pernah menjadi pelatih Timnas U-22 pada tahun 2012 dan menjadi asisten pelatih U23 pada tahun 2011 sampai tahun 2013, mendampingi Rahmad Darmawan. Kemudian Aji Santoso menangani Timnas U-23 di tahun 2014 hingga 2015.
Aji juga bermain untuk Indonesia untuk berbagai ajang kejuaraan internasional, bahkan prestasinya terbilang sensasional. Namanya makin dikenal setelah ikut mempersembahkan medali emas SEA Games 1991.
Masa keemasan sebagai pemain nasional ia bukukan dalam kurun waktu 1990-1999. Ia tercatat sebagai pemain yang tiga kali mempersembahkan gelar juara kompetisi PSSI, yakni untuk Arema (1992/1993), Persebaya Surabaya (1997/1998), dan PSM Makassar (1999/2000).
Salah satu yang unik dari Aji Santoso, ia tak pernah duduk sebagai pemain cadangan, baik saat di tim nasional maupun di klub profesional. Ia selalu menjadi pemain utama dan pemegang ban kapten.
Berita Terkait
-
Media Cup 2025 Resmi Bergulir, Hadirkan Pameran Foto hingga Duel Legenda Timnas Indonesia
-
Insiden Horor Liga 2: Pemain Persikad Gegar Otak, PSSI Minta Komdis Bertindak Tegas
-
Kata-kata Eks Pelatih Timnas Indonesia usai Marselino Ferdiinan Dicoret Patrick Kluivert
-
Kronologis Intimidasi Suporter Terhadap Pelatih PSPS Pekanbaru dan Kurniawan Dwi Yulianto
-
Kurniawan Dwi Yulianto Diintimidasi Suporter, APSSI Pasang Badan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW