SuaraRiau.id - Seorang pria viral di media sosial, lantaran mengaku sebagai anggota TNI dan melakukan aksi penipuan di sejumlah konter pulsa di Kota Pekanbaru.
Melalui unggahan akun media sosial @kabarpekanbaru, Senin (20/5/2024), aksi pria viral ini diungkapkan oleh sejumlah warganet yang mengaku pernah menjadi korban.
Melalui kolom caption, pengunggah menyebutkan bahwa lelaki tersebut mengaku sebagai tentara. Pelaku melakukan aksi penipuan dengan modus mengisi saldo Dana dan pulsa seluler dan mengaku dompetnya tertinggal di rumah.
Pelaku lalu meminta waktu untuk pulang dan mengambil dompetnya. Namun, setelah beberapa waktu, pria itu tak kunjung kembali.
Melalui Grup WhatsApp sesama penjual pulsa, korban mengetahui bahwa pelaku sudah sering melakukan aksi yang sama di berbagai lokasi.
"Targetnya selalu konter yang daerahnya sepi dan jalanan gelap. Info terbaru pagi ini, sudah mulai beraksi juga di tempat yang ramai. Biasanya pakai celana atau baju army army min," tulis pengunggah di kolom caption.
Pengunggah juga mencantumkan tangkapan layar terkait aksi pelaku di tempat lain.
Berdasarkan pengakuan salah seorang korban yang dicantumkan dalam tangkapan layar, pelaku gagal melakukan penipuan terhadap dirinya.
Pelaku meminta korban untuk mengisi saldo Dana sebesar Rp100 ribu dan pulsa Rp15 ribu. Setelah korban mengancam akan berteriak, pelaku mengembalikan saldo Dananya dan tetap tak membayar pulsa yang diterimanya.
Korban lainnya menyebut bahwa pelaku tidak memiliki uang. Dirinya mengaku bahwa dirinya merupakan penjual rokok dan pelaku datang untuk berhutang. Namun korban mengenali wajah pelaku dan menelepon rekannya yang memiliki toko grosir sembako.
Pemilik toko grosir tersebut mengonfirmasi bahwa pelaku telah mengambil sebungkus rokok dan tidak membayar di tokonya beberapa bulan yang lalu dan berjanji akan membayar, namun hingga saat ini tetap belum dibayar.
Unggahan ini mendapat berbagai komentar dari warganet. Salah satunya dari @vik*** yang mengaku pernah mengalami hal serupa, bahkan pelaku mengaku membawa senjata api di motornya.
"Ada tim nya nih, jalan ke lapangan mungkin iya dia sndirian.. Dlu prnh jga dtg kekonter ku, kesalahan ku saat itu blm nerima uang tpi udh ngisi kan dana nya, dia lngsung beralasan gk ada uang cash, uang di ATM dan anggota TNI bhkan bilang ada senjata di jok motor nya, alhamdulillah saat itu jga aku mnta trf kembali dana nya stelah itu dia kabur," tulisnya di kolom komentar.
"Saya jg kenak 50 ribu min,bisa2nya pulak dia berbuat begitu ngajak anak istrinya, EMG sefrekuensi ni lakik bini," timpal @sul***.
Selain itu, salah seorang warganet dengan akun @ana*** menyebutkan bahwa pelaku merupakan mantan anggota TNI yang telah diberhentikan.
Berita Terkait
-
Dituding Gelapkan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara
-
Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara
-
Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang
-
86% Warga RI Pede Bisa Kenali Scam, tapi 2 dari 3 Tetap Terpapar
-
Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap
-
Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock
-
Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak
-
Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau
-
Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh