SuaraRiau.id - Syamsuar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Riau karena akan mencalonkan diri menjadi anggota legislatif DPR RI di Pemilu 2024.
Surat pengunduran diri Syamsuar pun sudah diserahkan ke DPRD Riau beberapa waktu lalu sebelum digelar rapat paripurna mundurnya orang nomor satu di Riau tersebut.
Namun, hingga kin Surat Keputusan (SK) pemberhentian Syamsuar sebagai Gubernur Riau belum diputuskan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kabar tersebut disampaikan Plh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau, Elly Wardani di Pekanbaru.
"SK itu (SK pemberhentian Syamsuar sebagai Gubernur Riau) belum keluar," katanya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (1/11/2023).
Elly Wardani menjelaskan jika tidak dapat memastikan jadwal SK tersebut akan dikeluarkan. Hal itu lantaran SK pemberhentian Syamsuar yang akan ditandatangani Presiden Joko Widodo itu sepenuhnya merupakan kewenangan Kemendagri.
Namun, menurutnya, ada kemungkinan SK akan keluar bersamaan dengan jadwal penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) yang akan dimulai pada 4 November 2023 mendatang.
"Iya, besar kemungkinan berbarengan dengan DCT keluarnya (SK pemberhentian Gubri Syamsuar). Jadi sabar, kita tunggu," ungkap Elly.
Diketahui sebelumnya, Syamsuar mengajukan pengunduran diri dari jabatan Gubernur Riau ke DPRD Riau karena akan mencalonkan jadi anggota legislatif DPR RI.
Meskipun masa tugasnya hampir berakhir, Syamsuar harus mengundurkan diri lebih awal karena penetapan DCT mengharuskan peserta Pemilu sudah terbebas dari profesinya, apabila profesi tersebut dibayar melalui APBN atau APBD.
DPRD Riau, Kamis (5/10/2023), menggelar sidang paripurna terkait pengunduran diri Syamsuar sebagai Gubernur Riau pada masa jabatan 2019-2024.
Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto mengatakan bahwa surat pengunduran diri Syamsuar akan diteruskan kepada Kemendagri untuk ditindaklanjuti.
Sesuai aturan yang berlaku, karena Wakil Gubernur Riau Eddy Natar tidak mengundurkan diri, maka Eddy akan mengisi kekosongan jabatan Gubernur Riau sampai periode kepemimpinan Syamsuar-Edy berakhir.
Tag
Berita Terkait
-
Mendagri Dorong Polri Aktif Awasi Kampanye Hitam Jelang Pemilu 2024
-
Misnarni Istri Gubernur Syamsuar Mendadak Menangis, Kenapa?
-
Syamsuar Lantik Pejabat Jelang Berhenti Disorot, Dibandingkan dengan Gubernur Sebelumnya
-
Ceramah Para Habib di Masjid Agung Annur Pekanbaru Dihadiri Ribuan Warga
-
Pemerintah RI Dorong Kerjasama ASEAN-Jepang Ciptakan Kota Cerdas
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, Inilah Komitmen Berkelanjutan BRI
-
Kampung Koboi Jadi Ikon Transformasi Desa Tugu Selatan Bersama BRI Desa BRILiaN
-
BRI Hadirkan Fitur Pesan Obat di BRImo, Kolaborasi Praktis dengan Apotek K-24
-
Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN
-
Berkat Program Desa BRILiaN, Desa Sumowono Mampu Kelola BUMDes dan Buka Lapangan Kerja