SuaraRiau.id - Gubernur Riau Syamsuar melantik puluhan pejabat eselon III dan IV serta sejumlah kepala sekolah pada Selasa (31/10/2023).
Pelantikan tersebut dilakukan yang kedua kalinya pasca Syamsuar mengajukan surat pengunduran diri sebagai Gubernur Riau karena akan maju DPR RI pada Pemilu 2024.
Seperti diketahui, Gubernur Syamsuar akan mengakhiri masa jabatannya pada 3 November 2023 sesuai berakhirnya masa penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) calon legislatif (caleg).
Pelantikan itu kemudian mendapat sorotan sejumlah pihak, salah satunya dari anggota DPRD Riau Mardianto Manan baru-baru ini.
Mardianto menyebut jika apa yang dilakukan Syamsuar kurang beretika. Politisi PAN tersebut menilai jika Gubernur aji mumpung dan diduga memiliki maksud terselubung.
"Secara etika saya rasa tidak pas sekali kebijakan ini. Tinggal dua hari lagi dia berhenti malah 'mengotak-atik' lagi. Selama ini kemana, kenapa saat diujung jabatan? Nampaknya aji mumpung ini, ada apa?” jelas dia dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (1/11/2023).
Mardianto pun berharap Syamsuar bisa mencontohkan yang baik menjelang masa akhir tugas, apalagi akan kembali mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI.
"Saya salut dengan Pak Andi Rahman dulu. Di hari beliau mengundurkan diri, hari itu juga dia keluar dari rumah dinas. Tidak seperti ini. Apalagi dia ini berhenti secara darurat, karena mau nyaleg," tegasnya.
Diketahui sebelumnya, Syamsuar mengajukan pengunduran diri dari jabatan Gubernur Riau ke DPRD Riau. Ia mengundurkan diri karena akan mencalonkan jadi anggota legislatif DPR RI.
DPRD Riau pada Kamis (5/10/2023), menggelar sidang paripurna terkait pengunduran diri Syamsuar sebagai Gubernur Riau pada masa jabatan 2019-2024.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Riau Yulisman dihadiri oleh Gubernur Riau Syamsuar, Sekda SF Hariyanto, Anggota DPRD Riau dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Forkopimda.
Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto mengatakan bahwa surat pengunduran diri Syamsuar akan diteruskan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk ditindaklanjuti.
Sesuai aturan yang berlaku, karena Wakil Gubernur Riau Eddy Natar tidak mengundurkan diri, maka Eddy akan mengisi kekosongan jabatan Gubernur Riau sampai periode kepemimpinan Syamsuar-Edy berakhir.
Tag
Berita Terkait
-
Syamsuar Ingin Perusahaan di Riau Lebih Transparan Buka Lowongan Kerja
-
Profil Syamsuar, Gubernur Riau yang Mengundurkan Diri karena Mau Nyaleg DPR RI
-
Mundur dari Jabatan Gubernur, Syamsuar Pamit Sampaikan Maaf ke Forkopimda Riau
-
Gubernur Syamsuar dan Rombongan Dikabarkan Tunda Kunjungan ke Jerman, Kenapa?
-
Besok, DPRD Riau Gelar Paripurna Pengumuman Pengunduran Diri Syamsuar
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing