SuaraRiau.id - Perkara Kapolsek Bungaraya, Siak yang membawa tahanan kasus korupsi keluar sel untuk melihat kebun sawit menuai sorotan.
Buntut dari itu, Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak memindahkan tahanan bernama Suparmin dari sel Polsek Bungaraya ke rumah tahanan (rutan) Polres Siak.
Kepala Kejari Siak Tri Anggoro Mukti mengatakan dirinya langsung memimpin pemindahan tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi lagi kejadian tahanan titipan Korps Adhyaksa tersebut keluar sel tanpa koordinasi.
"Iya benar, demi keamanan dan tidak terjadi lagi kejadian serupa," ujar Mukti dikutip dari Antara, Rabu (18/10/2023).
Jaksa Penyidik Kejari Siak sebelum pemindahan, Rabu (18/10) pukul 15.00 WIB, melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tersangka Suparmin di Puskesmas Bungaraya.
Pemeriksaan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh Kejari Siak. Pertama dilakukan pada Selasa (17/10/2023) lalu juga di Puskesmas Bungaraya usai ramai pemberitaan Suparmin keluar sel ditemani Kapolsek Bungaraya, AKP Selamet.
"Berdasarkan pemeriksaan Selasa itu Dokter Puskesmas Bungaraya menyatakan kondisi Suparmin tidak ada dalam keadaan darurat atau gawat sehingga tidak membutuhkan rawat inap," ujar Mukti.
Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan kabar Kapolsek Bungaraya yang membawa keluar tahanan kasus korupsi Suparmin dengan mobil, Sabtu (14/10/2023). Informasi tersebut beredar di aplikasi percakapan.
Berdasarkan foto dan video tersebar di aplikasi perpesanan dan media sosial terlihat Suparmin mengenakan sarung dan baju kaos tanpa diborgol.
Awalnya, Suparmin yang merupakan ASN di Dinas Pertanian Siak ini mengaku sakit sehingga dibawa ke RSUD Tengku Rafian Siak, namun dikatakan tutup.
Setelah itu mereka pergi ke kebun sawit yang dikatakan milik Suparmin di Kampung Rawang Air Putih, Kecamatan Siak.
Suparmin ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi penyelewengan pupuk subsidi di Kecamatan Kerinci Kanan tahun 2021. Dia jadi tersangka bersama enam orang lainnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Lihat Video Kapolsek Bungaraya Ajak Tahanan Korupsi ke Kebun Sawit, Publik Beri Sindiran Menohok
-
Buntut Kapolsek Bawa Tahanan Keluar Sel, Kapolda Riau: Tindak Sesuai Aturan Berlaku!
-
Didampingi Kapolsek Siak, Tahanan Korupsi Malah Jalan-jalan ke Kebun Sawit
-
Kapolsek di Siak Diperiksa Propam gegara Bawa Tahanan Korupsi Lihat Kebun Sawit
-
Bebas dari Tahanan, Ammar Zoni Bantah Isu Digugat Cerai oleh Irish Bella
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Tebus Gadai Kini Lebih Mudah di BRImo, BRI Tawarkan Promo Cashback Spesial
-
Siswa SMP Tewas di Siak Ternyata Belajar Merakit Senapan 3D dari YouTube
-
Guru SMP Islamic Center Siak Jadi Tersangka Buntut Siswa Tewas Akibat Ledakan
-
KPK Periksa Sekretaris Dinas PUPR Riau usai Penahanan Ajudan Abdul Wahid
-
Harga Sawit Riau Makin Moncer, Periode Ini Dibayar Rp4.116 per Kg