SuaraRiau.id - Kapolsek Bungaraya Siak, AKP Selamet tengah menjadi perbincangan lantaran tindakannya diduga membawa keluar seorang tahanan kasus korupsi ke luar sel dengan mobil.
Buntut dari insiden tersebut, AKP Selamet diperiksa Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Siak.
"Iya betul, sementara ini masih dalam pemeriksaan Propam," kata Kapolres Siak, AKBP Asep Sujarwadi dikutip dari Antara, Senin (16/10/2023).
Namun, AKBP Asep mengaku pihaknya masih masih belum bisa memberikan keterangan terkait alasan Kapolsek Bungaraya membawa tahanan keluar.
Terpisah Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak membenarkan adanya peristiwa tahanan keluar tersebut. Kajari Siak, Tri Anggoro Mukti mengatakan namun begitu belum bisa memberikan tanggapan atau pun rencana tindak lanjut.
"Iya sesuai yang viral. Tapi belum bisa menanggapi karena itu internal kepolisian. Standar prosedurnya gimana," ungkap dia.
Selanjutnya apakah akan tetap dititipkan di Polsek Bungaraya atau pindah, dia juga belum bisa memastikan. Pasalnya rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan belum bisa menerima tahanan tahap penyidikan.
"Jadi selama ini kita bergantung pada dengan rutan yang ada di pihak kepolisian. Kalau di Polres Siak sudah ada tersangka lainnya perkara pupuk juga, MY dan SF," jelas Tri Anggoro.
Diketahui sebelumnya, Kapolsek Bungaraya pergi ke kebun sawit diduga milik tahanan bernama Suparmin itu di Kampung Rawang Air Putih, Siak.
Suparmin merupakan aparatur sipil negara di Dinas Pertanian Siak ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi penyelewengan pupuk subsidi di Kecamatan Kerinci Kanan tahun 2021. Dia ditetapkan tersangka bersama enam orang lainnya.
Dugaan Kapolsek Bungaraya memfasilitasi tahanan yang dititipkan Kejari Siak tersebut terlihat dari sejumlah video dan foto. Hal itu tersebar diaplikasi percakaan dan media sosial dan diduga hal tersebut terjadi pada Sabtu (14/10/2023).
Terlihat mobil minibus dikatakan berisi Kapolsek Bungaraya dan tahanan Suparmin masuk lahan kebun sawit. Pada foto juga terlihat tahanan Suparmin sudah berada di luar mobil dengan mengenakan sarung dan baju kaos. (Antara)
Berita Terkait
-
Puan Desak Aparat Usut Dugaan Lahan Karhutla Dialihfungsikan Jadi Sawit
-
Lahan Bekas Karhutla Diduga Jadi Kebun Sawit, Puan Maharani Minta Diselidiki
-
Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Bukan ODGJ! Pria Telanjang Ngamuk di Lenteng Agung Ternyata Mabuk Intisari
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis
-
Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas
-
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare
-
Karhutla Masih Membara di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Meranti
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari