SuaraRiau.id - Unit Reskrim Polsek Tampan Pekanbaru mengamankan seorang pria berinisial YL (30) terkait kasus pencabulan anak di bawah umur, Minggu (7/5/2023).
Tersangka yang sehari-hari bekerja jadi badut pinggir jalan ini sebelumnya menculik lalu mencabuli korban sebuah rumah kontrakan di Jalan Seroja, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru.
Orangtua korban yang tak terima anaknya dicabuli kemudian melaporkan pelaku ke pihak kepolisian.
"YL kita tangkap terkait dugaan kasus penculikan dan pencabulan anak di bawah umur. Pelaku kita amankan usai orang tua korban menangkap pelaku dan membuat laporan polisi," kata Kapolsek Tampan Kompol Asep Rahmat.
Kapolsek mengungkap kronologi kasus pencabulan tersebut. Peristiwa berawal saat korban yang berstatus murid SD berangkat dari rumah menuju ke sekolah.
Orangtua korban lalu merasa curiga lantaran korban tidak kunjung pulang.
"Korban dibelikan pakaian oleh pelaku, kemudian dibawa ke rumah kontrakannya. Karena tak pulang-pulang, ibu korban merasa kehilangan," ujarnya.
Menaruh rasa curiga, orangtua korban langsung memeriksa handphone korban dan ditemukan bukti chat korban bersama pria yang merupakan badut di simpang lampu merah Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru.
"Mendapat informasi pria yang membawa anaknya, orang tua korban meminta pertolongan warga untuk mencari korban dan pelaku," terang Kompol Asep.
Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditangkap oleh warga yang ikut membantu. Saat ditanyai keberadaan anaknya, pelaku mengaku korban berada di rumah kontrakannya.
Dari hasil interogasi, pelaku mengaku sudah lima kali menyetubuhi pelaku. Saat ini YL telah diamankan di Polsek Tampan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pria Ini Tewas usai Karaoke di Hotel Pekanbaru, Diduga karena Overdosis
-
6 Fakta Unik Australia, Upah Office Boy Rp50 Juta per Bulan dan Gadis yang Mudah Dikencani, kok Bisa?
-
Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Padang Banyak Sikat Tanah Warga, DPRD Riau: Wajar Ada Gejolak
-
Mahasiswa Sumbar Ditemukan Tewas di Jalan Pekanbaru Ternyata Korban Tabrak Lari
-
Heboh Sekolah Dijual di Pekanbaru, Menteri Nadiem Makarim Kena Colek
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan
-
CEK FAKTA: Dana Rp100 T untuk Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Pekanbaru, Senin 23 Februari 2026