SuaraRiau.id - Bupati Meranti Muhammad Adil melantik 89 pejabat eselon di halaman Kantor Bupati pada Selasa (3/1/2023).
Sebanyak 89 pejabat tersebut di antaranya merupakan pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di bawah kewenangan Muhammad Adil.
Pelantikan pejabat eselon itu diawali dengan salat subuh berjamaah serta istighasah yang diikuti oleh para ASN dan tenaga honorer.
"Saya harap pegawai yang dilantik dengan pengalaman kerja variatif dapat menambah perbendaharaan wawasan untuk bekal, ketika nantinya mendapatkan amanah yang lebih besar lagi," kata Bupati Adil dikutip dari Antara, Rabu (4/1/2023).
Ia mengatakan parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, moralitas, pendidikan dan pelatihan. Juga nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara khususnya Meranti.
"Kita menentukan itu semua setelah melalui tahapan tes oleh lembaga yang dapat dipertanggungjawabkan," katanya.
Adapun pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari satu orang pejabat eselon II, 32 pejabat eselon III dan 56 pejabat eselon IV.
"Saya minta pejabat yang baru dilantik agar senantiasa bersemangat, bekerja keras dan menjunjung tinggi komitmen PNS. Yang terpenting memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Meranti," harap Adil.
Mantan Anggota DPRD Riau itu juga berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk saling menjaga selaku abdi negara, kerja yang cerdas dan cepat sebagai pelayan publik.
"Semua harus memberikan inovasi dan dapat memberikan contoh terbaik kepada yang lain," ujarnya.
Hadir dalam pelantikan tersebut, Sekretaris Daerah Bambang Suprianto, staf ahli Bupati, para Asisten, pimpinan OPD, pejabat yang dilantik dan undangan lainnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Lagi! Warga Meranti Tewas Diserang Buaya, Ditemukan Mengambang di Sungai
-
Polemik DBH, Gubernur Syamsuar Ingin Rekonsiliasi Lifting Migas Diaktifkan
-
Ribut-ribut Bupati Adil Berbuah Manis, Pemerintah Bakal Bayar Kekurangan DBH Meranti
-
Adil Singgung Kemiskinan Ekstrem, Kemenkeu Ungkap Ratusan Miliar Belum Dinikmati Warga Meranti, ke Mana Uangnya?
-
Bupati Meranti Manut Kemendagri, Perkara DBH Migas Mulai Temui Titik Terang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pemkab Siak Hitung Lagi Anggaran Beasiswa PKH, Cerita Mahasiswa Bikin Sedih
-
BPS Klaim Produksi Padi di Riau Meningkat Sepanjang 2025
-
5 Mobil Kecil Bekas Kabin Lapang untuk Keluarga Baru, Biaya Operasional Ringan
-
7 City Car Bekas buat Mahasiswa, Keren dan Efisien untuk Jangka Panjang
-
Polemik Beasiswa PKH Pemkab Siak 2026, Dilanjut atau Dihentikan?