SuaraRiau.id - Seorang petani sawit bernama Suhadi (53) warga Kecamatan Mempura Siak mengaku harus lebih sabar melihat kondisi harga Tandan Buah Segar (TBS) yang semakin anjlok.
Disampaikan Suhadi dengan harga di bawah Rp1.000/Kg sangat menyulitkan petani sawit. Pasalnya, dengan harga yang rendah tersebut sangat tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Saat ini, sawit milik Suhadi dihargai Rp800/Kg oleh pengepul. Harga tersebut pun masih bervariasi di tingkat pengepul.
"Sawit saya dibeli Rp780/Kg oleh tauke sawit. Dengan harga segitu memang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," kata Suhadi ditemui tak jauh di lokasi kebunnya, Kamis (14/7/2022).
Dijelaskan Suhadi, untuk upah bagi tukang panen Rp300.000 dalam satu tonnya.
Masih kata Suhadi, dengan harga saat ini, Ia harus merelakan hasil sawitnya berbagi dua dengan tukang panen.
"Harga segitu hasilnya ya bagi dua dengan tukang panen," sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan Suhadi, bagi petani sepertinya yang hanya memiliki kebun kelapa sawit hanya dua hektare mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
"Apalagi sekarang harga kebutuhan pokok semuanya naik. Memang tak cukup hasilnya untuk kebutuhan. Apalagi sawit kami ini hanya dua hektare," lanjutnya.
Diakui Suhadi, dengan kebun miliknya hanya dua hektar dalam satu bulan ia mendapatkan hasil 1,8 ton dalam dua kali panen.
"Hasilnya 1,8 ton dikalikan harga sekarang dipotong dengan upah panen. Paling berapalah dapatnya. Belum nanti biaya pupuk dan sebagainya," kata Suhadi.
Jika diuangkan, kata Suhadi lebih jauh, 1,8 ton menghasilkan uang sejumlah Rp1.400.000 dan itu dipotong upah panen Rp550.000.
"Hasilnya memang tak cukup makan," sebutnya.
Suhadi berharap pemerintah lebih bijaksana menyikapi persoalan harga sawit saat ini.
"Jangan biarkan rakyat makin susah. Soalnya kami ini sudah susah malah dibikin susah dengan kebijakan kebijakan yang tak pasti. Tolonglah naikkan harga sawit," tukas Suhadi.
Berita Terkait
-
Polri Sebut Oknum Polisi Riau Bawa Sabu 52 Kg Bukan Anggota Satuan Narkoba
-
Kesal Harga Sawit Anjlok, Pria Ini Undang Maling Datang ke Kebunnya: Saya Ikhlas
-
Soroti Harga Sawit Indonesia Anjlok, Rizal Ramli: Dasar Ndak Becus!
-
Harga Sawit Anjlok di Bawah Rp1.000 per Kg, Petani Ikhlas Kebunnya Dimaling
-
Kasus Bertambah, Ratusan Sapi di Siak Terserang PMK: Paling Banyak di Kandis
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari
-
Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit
-
Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga
-
KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit