SuaraRiau.id - Jembatan layang atau flyover direncanakan akan dibangun di persimpangan Jalan HR Soebrantas dan Garuda Sakti Pekanbaru.
Warga Pekanbaru dan Kampar berharap agar pembangunan Flyover Garuda Sakti dapat direalisasikan lantaran sering terjadi kemacetan parah.
Dikatakan salah seorang warga Pekanbaru bernama Yusuf (35), kemacetan itu sangat mengganggu aktivitasnya sehari-hari.
Apalagi ruas jalan nasional ini juga sering dilintasi truk-truk besar sehingga memperburuk kemacetan di sana. Solusi satu-satunya harus dibangun jembatan layang.
"Kalau sudah macet, itupun mobil-mobil tidak ada yang mau ngalah. Akhirnya kadang-kadang tidak bergerak sama sekali, apalagi kalau hujan. Kondisinya sudah macet parah" kata Yusuf yang berprofesi sebagai pedagang kepada Antara, Rabu (25/5/2022).
Warga Pekanbaru lainnya, Nita (21) mengatakan belakangan ini sudah mulai tertib karena sudah dipasang traffic light di perempatan itu. Artinya, untuk sementara waktu lampu merah yang dipasang itu sangat berguna mengurai kemacetan.
"Belum lama ini saya lewat di sana sudah mulai lancar arusnya. Ini solusi jangka pendeknya, tapi flyover tetap dibutuhkan untuk solusi jangka panjang," ucap mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri ini.
Sorotan lainnya datang dari warga Kampar, Solihin (40). Pria yang berprofesi sebagai guru itu sering merasakan kemacetan saat pergi dan pulang mengajar lantaran rumahnya berlokasi di Rimbo Panjang, Kampar, sementara tempat dia mengajar berlokasi di Pekanbaru.
"Setiap hari saya lewat di sini. Kalau ada rencana pembangun flyover saya sangat menyambut baik, kalau bisa secepat mungkin dibangun," kata dia.
Mereka berharap agar Pemerintah secepatnya membangun infrastruktur jalan ini karena memang sangat dibutuhkan. Jika direalisasikan, mereka sangat bersyukur dan senang.
Sebagai informasi, Pemprov Riau telah mengusulkan pembangunan fly over di Jalan Garuda Sakti, ke pemerintah pusat dengan menggunakan dana APBN. Saat ini Pemprov sedang membahas pembebasan lahan di sekitar lokasi dengan Pemkot Pekanbaru. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Viral Truk Ditilang di Tol Pekanbaru-Dumai, PJR Polda Riau Akhirnya Buka Suara
-
Puluhan Imigran Rohingya Melarikan Diri dari Rumah Penampungan Pekanbaru
-
Rencana Pemindahan Bandara Pekanbaru Disinggung Pasca Wali Kota Diganti
-
Petugas PJR Tol Pekanbaru-Dumai Tilang Truk Tanpa Penjelasan, Netizen Ramai Colek Kapolri
-
Curhat Pemobil Pekanbaru, Baru Parkir Diminta Rp5.000, Mau Pulang Tukang Parkir Menghilang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Rabu 25 Februari 2026
-
Daftar Harga Sawit Mitra Plasma Riau Periode 25 Februari-3 Maret 2026
-
Viral Video Bocah di Pekanbaru Diduga Dipukuli Oknum Polisi
-
Tambahan 15 Ton Garam Semai untuk Operasi Hujan Buatan di Riau
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026